Hukum & Kriminal

Ngeri, Geng Motor di Medan Bentrok, Sajam Nancap di Punggung Seorang Remaja

×

Ngeri, Geng Motor di Medan Bentrok, Sajam Nancap di Punggung Seorang Remaja

Sebarkan artikel ini
Belawan
Ilustrasi - Dua kelompok warga terlibat tawuran di Medan Belawan.

Ringkasan Berita

  • Aksi bentrokan itu mereda setelah polisi dari Polrestabes Medan tiba di lokasi dan membubarkan tawuran kedua kelompok…
  • Para remaja itu saling serang menggunakan senjata tajam (sajam), hingga akhirnya salah seorang di antaranya terluka t…
  • Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan mengatakan saat ini beberapa pelaku anggota geng motor yang melakukan…

Topikseru.com, MEDAN – Dua kelompok geng motor terlibat bentrok di Jalan Halat, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/3) pagi. Para remaja itu saling serang menggunakan senjata tajam (sajam), hingga akhirnya salah seorang di antaranya terluka tusukan benda tajam.

Aksi bentrokan itu mereda setelah polisi dari Polrestabes Medan tiba di lokasi dan membubarkan tawuran kedua kelompok tersebut.

Para pelaku tawuran dari dua kelompok geng motor itu berhamburan saat polisi datang. Mirisnya, seorang remaja yang diketahui berinisial DW tergeletak di jalan dengan kondisi benda tajam menancap di punggungnya.

Baca Juga  Marselino Sebut Siap Mati-matian Hadapi Bahrain: Tidak Ada Tujuan untuk Kalah!

Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan mengatakan saat ini beberapa pelaku anggota geng motor yang melakukan tawuran telah ditangkap oleh Polsek Medan Area.

“Beberapa orang yang terlibat bentrok sudah kami amankan. Sedangkan seorang remaja yang mengalami luka tusuk sudah dibawa ke rumah sakit,” kata Kombes Gidion.

Dia menjelaskan aksi tawuran kelompok geng motor tidak boleh lagi terjadi di Kota Medan.

Kombes Gidion memastikan akan mengintensifkan patroli sebagai upaya mencegah terjadinya aksi tawuran yang mengganggu ketenteraman masyarakat.

Oleh sebab itu, Polrestabes Medan akan berkoordinasi dengan para kepala lingkungan dan lurah di wilayah rawan terjadi bentrokan.

“Ke depan Satgas Anti Tawuran akan diaktifkan agar kejadian tidak terulang kembali sehingga situasi kamtibmas di Bulan Ramadhan tetap berjalan aman, nyaman,” pungkasnya.