Daerah

Gandeng MUI, Rutan Kelas I Medan Latih Warga Binaan tentang Fardhu Kifayah

×

Gandeng MUI, Rutan Kelas I Medan Latih Warga Binaan tentang Fardhu Kifayah

Sebarkan artikel ini
Rutan Kelas I Medan
Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya membuka kegiatan pelatihan Fardhu Kifayah bagi warga binaan dengan menggandeng MUI Sumut. Foto: Humas Rutan Kelas I Medan

Ringkasan Berita

  • Hal ini yang dilakukan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan dengan menggelar pelatihan pelaksanaan Fardhu Kifayah.
  • Melalui Badan Kenaziran Masjid (BKM) At-Taubah Rutan I Medan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sumut menggandeng Majelis U…
  • Oleh sebab itu, melalui pelatihan ini diharapkan para peserta dapat memahami tata cara memandikan, mengafankan, menyo…

Topikseru.com, MEDAN – Salah satu fungsi pembinaan adalah meningkatkan kualitas hidup warga binaan melalui berbagai aspek, baik intelektual, kemampuan hidup, kesadaran hukum dan keagamaan. Hal ini yang dilakukan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan dengan menggelar pelatihan pelaksanaan Fardhu Kifayah.

Melalui Badan Kenaziran Masjid (BKM) At-Taubah Rutan I Medan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sumut menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara, menggelar pelatihan fardhu kifayah dan bilal mayit bagi warga binaan.

Kegiatan ini sejak Rabu (14/5) yang diikuti 50 warga binaan dan akan berlangsung dalam dua hari ke depan.

Kepala Rutan Kelas I Medan Andi Surya mengatakan pelatihan fardhu kifayah merupakan pembinaan agama yang penting dan adaptif.

Baca Juga  Mendag Budi Santoso Dorong Mahasiswa USU Jadi Pebisnis

Terlebih, lanjut Andi Surya, pelaksanaan fardhu kifayah merupakan kewajiban kolektif bagi umat Islam, yang apabila telah dilaksanakan mampu menggugurkan kewajiban yang lain.

Rutan Kelas I Medan
Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya. Foto: Humas Rutan I Medan

“Namun, pelaksanaan fardhu kifayah ini akan menjadi beban kolektif bila tidak ada satu pun yang melaksanakannya. Oleh sebab itu, melalui pelatihan ini diharapkan para peserta dapat memahami tata cara memandikan, mengafankan, menyolatkan hingga menguburkan jenazah sesuai syariat,” kata Andi Surya melalui keterangan tertulis, Kamis (15/5).

Dia mengatakan selain untuk meningkatkan keilmuan, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan keimanan melalui muhasabah diri mengingat kematian sebagai hal yang pasti.

Sebagai seorang mukmin, selalu mengingat diri agar mempersiapkan bekal di akhirat dengan ilmu dan amal.

“Saya berharap warga binaan dapat mengikuti kegiatan pelatihan secara sungguh-sungguh, sehingga nantinya dapat berguna bagi pribadi dan masyarat saat sudah kembali ke lingkungan masing-masing. Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada MUI Provinsi Sumut yang telah menyempatkan waktunya dan membagi ilmu kepada kita semua,” pungkasnya.