Ringkasan Berita
- "Kunjungan Presiden Macron dan Ibu juga memiliki arti khusus karena saya secara pribadi dan keluarga merasa punya hub…
- Prabowo menyatakan, kedua pihak telah menyepakati 21 kerja sama lintas sektor, mulai dari pertahanan dan teknologi mi…
- Kunjungan ini juga menjadi penanda 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Prancis, yang selama ini terjalin erat da…
Topikseru.com, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan kedekatan pribadi dan keluarganya dengan Prancis dalam jamuan kenegaraan untuk Presiden Emmanuel Macron dan Ibu Negara Brigitte Macron di Istana Negara, Rabu (28/5) malam.
“Kunjungan Presiden Macron dan Ibu juga memiliki arti khusus karena saya secara pribadi dan keluarga merasa punya hubungan khusus dengan Prancis,” ujar Prabowo dalam pidato sambutannya.
Didiet Perkuat Hubungan Personal dengan Prancis
Hubungan keluarga Presiden Prabowo dengan Prancis terjalin erat melalui putranya, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didiet, yang dikenal sebagai perancang busana dan lulusan Parsons School of Design di Paris.
Didiet menghabiskan waktu yang cukup lama tinggal dan berkarier di ibu kota Prancis.
Dalam Upacara Kenegaraan di Istana Merdeka pagi harinya, Prabowo memperkenalkan Didiet kepada Presiden Macron dan Brigitte Macron.
Bahkan, saat jamuan makan malam, Didiet tampak berbincang akrab dengan Ibu Negara Prancis yang duduk di sampingnya.
Indonesia – Prancis Sepakati 21 Kerja Sama Strategis
Kunjungan kenegaraan Presiden Macron ke Indonesia bukan hanya simbol persahabatan, tetapi juga memperkuat kemitraan strategis kedua negara.
Prabowo menyatakan, kedua pihak telah menyepakati 21 kerja sama lintas sektor, mulai dari pertahanan dan teknologi militer hingga bidang sosial, termasuk dukungan Prancis terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Hari ini kita telah melaksanakan pembicaraan intensif dan produktif, dan kita berkomitmen untuk teruskan kerja sama ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Prabowo dalam pernyataannya kepada pers.
Kunjungan ini juga menjadi penanda 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Prancis, yang selama ini terjalin erat dalam berbagai bidang, mulai dari budaya, pendidikan, hingga ekonomi dan pertahanan.








