Daerah

Komisi IX DPR RI dan Badan Gizi Nasional Sosialisasikan Program MBG di Langkat

×

Komisi IX DPR RI dan Badan Gizi Nasional Sosialisasikan Program MBG di Langkat

Sebarkan artikel ini
MBG
Anggota Komisi IX DPR RI, Delia Pratiwi Br. Sitepu saat menyampaikan sosialisasi MBG di Kabupaten Langkat. Foto: Dok.Pribadi

Ringkasan Berita

  • Kegiatan bertajuk "Bersama Wujudkan Generasi Sehat Indonesia” ini diikuti lebih dari 300 warga, dan diawali dengan …
  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu langkah strategis untuk mengatasi gizi buruk secara bertahap da…
  • Gizi Baik, Sumber Daya Manusia Unggul Senada dengan Delia, Tenaga Ahli BGN Dedi Suprijadi menyebut bahwa modal manusi…

Topikseru.com – Komisi IX DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Lubuk Kasih, Kecamatan Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), pada Selasa (10/6).

Kegiatan bertajuk “Bersama Wujudkan Generasi Sehat Indonesia” ini diikuti lebih dari 300 warga, dan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu langkah strategis untuk mengatasi gizi buruk secara bertahap dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pola konsumsi makanan sehat, terutama bagi anak-anak dan ibu hamil.

Mencegah Gizi Buruk Sejak Dini

Anggota Komisi IX DPR RI, Delia Pratiwi Br. Sitepu, dalam sambutannya menekankan pentingnya perhatian terhadap gizi anak dan ibu hamil sebagai fondasi bagi kualitas sumber daya manusia ke depan.

Dia menilai kehadiran BGN sebagai angin segar dalam upaya mempercepat penanggulangan gizi buruk, khususnya di daerah-daerah seperti Sumatera Utara.

“Dengan kehadiran Badan Gizi Nasional, ini akan sangat membantu penanganan masalah gizi buruk. Sosialisasi seperti ini baru pertama kali digelar di daerah kami,” ujar Delia saat ditemui awak media di Langkat, Rabu (11/6).

Delia menjelaskan, program pemberian makanan bergizi secara gratis menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Dia berharap, inisiatif ini dapat menciptakan generasi sehat dan cerdas yang akan mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.

Gizi Baik, Sumber Daya Manusia Unggul

Senada dengan Delia, Tenaga Ahli BGN Dedi Suprijadi menyebut bahwa modal manusia yang sehat dan bergizi baik adalah syarat mutlak untuk mencapai kemajuan bangsa.

Baca Juga  Kronologi Peristiwa Mobil MBG Tabrak SDN Kalibaru: 20 Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit, BGN Angkat Bicara

Oleh karena itu, pendekatan gizi harus dimulai sejak usia dini melalui intervensi langsung dan terukur.

“Memastikan gizi yang baik bagi setiap lapisan masyarakat adalah langkah fundamental menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Dedi.

Dia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait sangat diperlukan dalam mengatasi persoalan gizi secara menyeluruh.

BGN menekankan bahwa kualitas gizi adalah fondasi utama pembangunan nasional. Dengan asupan nutrisi yang memadai, bangsa ini akan memiliki SDM yang sehat, produktif, dan kompetitif, siap menghadapi tantangan global.

Dedi juga menegaskan perlunya tindakan konkret, seperti pemberian akses makanan bergizi langsung kepada masyarakat dan penguatan edukasi gizi melalui program-program yang mudah diakses.

Masyarakat Langkat Sambut Antusias

Perwakilan masyarakat Desa Lubuk Kasih, Irwansyah, yang juga menjabat Kasitrantib desa, menyambut baik sosialisasi MBG yang baru pertama kali diadakan di wilayahnya.

Dia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola makan bergizi.

“Dengan adanya sosialisasi ini, semoga pemahaman masyarakat meningkat, terutama dalam menjaga kesehatan dan perkembangan generasi muda,” kata Irwansyah.

Dia menambahkan, program MBG diharapkan mampu mempercepat penanggulangan masalah gizi buruk serta menghadirkan solusi yang berkelanjutan dan merata bagi warga yang membutuhkan.

Menuju Indonesia Emas 2045

Sosialisasi program MBG menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam menciptakan perubahan paradigma gizi di masyarakat. Kolaborasi antara DPR RI dan Badan Gizi Nasional ini menargetkan peningkatan kesadaran gizi, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan anak-anak.

Dengan pendekatan bertahap, MBG diharapkan tak hanya menurunkan angka gizi buruk, tetapi juga membangun budaya makan sehat, mencetak generasi unggul, dan mempercepat terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.