Ekonomi dan Bisnis

Ramalan Harga Bitcoin di Akhir Tahun 2025 Akan Menyentuh US$180.000

×

Ramalan Harga Bitcoin di Akhir Tahun 2025 Akan Menyentuh US$180.000

Sebarkan artikel ini
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana memprediksi pergerakan aset kripto khususnya Bitcoin (BTC) pada akhir tahun ini akan berada di rentang US$180.000 hingga US$200.000.
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana memprediksi pergerakan aset kripto khususnya Bitcoin (BTC) pada akhir tahun ini akan berada di rentang US$180.000 hingga US$200.000.

Ringkasan Berita

  • Dalam sebuah laporan terungkap bahwa dalam satu tahun, jumlah Bitcoin yang ditambang diprediksi hanya mencapai 165….
  • Sementara permintaan dari pasar, lanjut Calvin dalam hal ini akuisisi yang dilakukan oleh investor institusi angkanya…
  • Prospek Kehadiran ETF XRP dan Solana Selain ETF Bitcoin, dua aset kripto unggulan lainnya, ETF XRP dan ETF Solana jug…

Topikseru.com – Menurut prediksi analis pasar, CEO Tokocrypto, Calvin Kizana memprediksi pergerakan aset kripto khususnya Bitcoin (BTC) pada akhir tahun ini akan berada di rentang US$180.000 hingga US$200.000.

Optimisme itu bersandar pada tingginya minat institusi dan juga keterbukaan akses BTC melalui produk investasi anyar, ETF Bitcoin.

Dalam sebuah laporan terungkap bahwa dalam satu tahun, jumlah Bitcoin yang ditambang diprediksi hanya mencapai 165.000 BTC.

Sementara permintaan dari pasar, lanjut Calvin dalam hal ini akuisisi yang dilakukan oleh investor institusi angkanya mencapai 3 kali dari angka tersebut.

Artinya, permintaan dari pasar jauh lebih tinggi dari pasokan yang ada. Sehingga secara alamiah akan membuat harga aset kripto nomor wahid itu berpotensi terkerek ke area yang lebih positif.

“Pandangan personal saya, akhir tahun ini BTC mungkin akan menyentuh US$200.000. Range-nya berada di US$180.000 hingga US$200.000,” tutur Calvin.

Selain itu, kehadiran ETF Bitcoin juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Dalam hemat Calvin, ETF Bitcoin membuka akses bagi mereka yang ada di tahap awal mengenal kripto untuk mendapatkan paparan terhadap aset digital secara teregulasi.

Baca Juga  Harga Bitcoin (BTC) Merosot 3,08% Bertengger di Level USD 102.791,81 Atau Rp1,71 Miliar Per Koin

Karena, mereka bisa memanfaatkan ETF Bitcoin sebagai jalan keluar untuk masuk ke crypto space.

Melalui ETF, fund manager-lah yang akan membeli Bitcoin dan memasukkannya ke dalam porotofolio investasinya.

Prospek Kehadiran ETF XRP dan Solana

Selain ETF Bitcoin, dua aset kripto unggulan lainnya, ETF XRP dan ETF Solana juga tengah berjuang untuk mendapatkan persetujuan dari regulator AS.

Peluang persetujuan untuk ETF XRP di tahun ini mencapai 98% di platform prediksi, Polymarket.

Namun demikian, ETF XRP berhasil mendapat persetujuan lebih dulu oleh pemerintah Kanada beberapa waktu lalu.

Kondisi itu akan membuka lebih luas akses publik terhadap kripto. Karena alih-alih membeli mata uang kripto secara langsung di pasar spot, mereka bisa membeli ETF berbasis kripto melalui fund manager.

Hal lain yang juga akan mendorong performa Bitcoin adalah rencana beberapa yang mulai melirik kripto.

Hal tersebut memang bakal membuat aturan berjalan menjadi lebih kaku dan strict, tetapi akan menjadi positif karena artinya kripto tidak lagi menjadi bola liar.

Disclaimer:

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Topikseru.com hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.