Ringkasan Berita
- 140 Batang Ganja Disita, Selebihnya Dibakar di Lokasi Dari hasil penyisiran, petugas mengamankan sebanyak 140 batang …
- Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh, menyatakan bahwa pihaknya awalnya hanya menerima informasi dari masyarakat …
- Operasi ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemberantasan narkotika di wilayah hukum Madina.
Topikseru.com – Polres Madina, Polda Sumatera Utara, berhasil menemukan dan memusnahkan ladang ganja seluas enam hektare di kawasan perbukitan Tor Sihite, Desa Rao Rao Dolok, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Operasi ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemberantasan narkotika di wilayah hukum Madina.
Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh, menyatakan bahwa pihaknya awalnya hanya menerima informasi dari masyarakat mengenai keberadaan ladang ganja seluas satu hektare.
Namun, setelah dilakukan investigasi lebih lanjut dan pemantauan menggunakan drone, ditemukan bahwa luas lahan sebenarnya mencapai sekitar enam hektare.
“Setelah kita melakukan penyelidikan langsung ke lokasi dan hasil yang didapatkan berdasarkan pantauan kamera drone, ternyata luasnya lebih kurang enam hektare,” ujar AKBP Arie di Madina, Rabu (25/6).
140 Batang Ganja Disita, Selebihnya Dibakar di Lokasi
Dari hasil penyisiran, petugas mengamankan sebanyak 140 batang ganja untuk dijadikan barang bukti, sementara sisanya dimusnahkan di tempat dengan cara dibakar.
Pemusnahan langsung dilakukan di lokasi sebagai upaya cepat untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
“Pemusnahan ini sebagai bentuk keseriusan kita dalam memerangi peredaran narkoba, khususnya ganja, di wilayah Madina,” tambah Arie.
Meski ladang ganja ditemukan dalam jumlah besar, pihak kepolisian belum berhasil mengidentifikasi pemilik atau pengelola lahan tersebut.
Meski demikian, Polres Madina berkomitmen terus melanjutkan penyelidikan hingga pelaku dapat diproses secara hukum.
“Kami terus melakukan pengembangan. Semoga ke depan bisa diungkap siapa aktor di balik ladang ini,” ujarnya.
Polres Madina Apresiasi Peran Masyarakat
Kapolres Arie juga menyampaikan apresiasi terhadap masyarakat yang turut berperan aktif dalam memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan di kawasan pegunungan Tor Sihite. Ia berharap, kerja sama ini terus terjalin sebagai bagian dari upaya kolektif memerangi narkoba.
“Pemberantasan ini merupakan tugas dan tanggung jawab bersama. Dukungan masyarakat sangat penting,” pungkasnya.
Operasi ini menjadi sinyal kuat dari Polres Madina dalam memberantas ladang ganja yang masih tersembunyi di kawasan perbukitan terpencil.
Dengan medan sulit dan tersembunyi, kawasan seperti Tor Sihite kerap dijadikan lokasi penanaman ganja oleh sindikat yang sulit terlacak.













