Daerah

Colorful Medan Carnival 2025: Gemerlap 435 Tahun Medan dalam Pelukan Ragam Budaya

×

Colorful Medan Carnival 2025: Gemerlap 435 Tahun Medan dalam Pelukan Ragam Budaya

Sebarkan artikel ini
Colorful Medan Carnival 2025
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas hadiri Colorful Medan Carnival 2025. Foto: Antara

Ringkasan Berita

  • Digelar di Jalan Pulau Pinang, tepat di depan Lapangan Merdeka, karnaval ini menjadi puncak perayaan Hari Ulang Tahun…
  • Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas, yang hadir menyaksikan langsung parade warna-warni tersebut, menyebut bahwa gela…
  • Panggung Persatuan dalam Karnaval Budaya Gelaran karnaval dimulai pukul 19.30 WIB, menampilkan iring-iringan ratusan …

Topikseru.com – Di bawah sorot lampu dan dentuman irama etnis yang meriah, Colorful Medan Carnival 2025 membungkus jantung Kota Medan dengan perayaan budaya yang semarak dan penuh kebanggaan.

Digelar di Jalan Pulau Pinang, tepat di depan Lapangan Merdeka, karnaval ini menjadi puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-435 Kota Medan.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas, yang hadir menyaksikan langsung parade warna-warni tersebut, menyebut bahwa gelaran ini membuktikan kekayaan kesenian dan kebudayaan Kota Medan yang selama ini hidup berdampingan dalam harmoni.

“Hari ini kita melihat bagaimana luar biasanya, mewahnya kebudayaan Kota Medan yang bisa kita tunjukkan. Ada Melayu, Simalungun, Dairi, Jawa, India, Tionghoa. Ini Kota Medan, ini yang harus ditunjukkan ke dunia,” kata Rico Waas, sapaan karib Wali Kota Medan, Sabtu (5/7) malam.

Baca Juga  Rico Waas Diminta Tes Urine Seluruh Kepling di Kota Medan

Panggung Persatuan dalam Karnaval Budaya

Gelaran karnaval dimulai pukul 19.30 WIB, menampilkan iring-iringan ratusan pelaku seni dan budaya dari berbagai suku dan etnis. Mereka menampilkan busana adat, tarian tradisional, serta musik khas yang menggambarkan kekayaan multikultural Kota Medan.

Barisan peserta karnaval berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, hingga komunitas budaya dan sanggar seni. Beberapa kabupaten/kota di Sumatera Utara pun turut menampilkan budaya masing-masing dalam solidaritas perayaan ini.

Momen Refleksi untuk Masa Depan Medan

Wali Kota Rico Waas menekankan bahwa usia Kota Medan ke-435 ini bukan sekadar angka seremonial. Lebih dari itu, ini adalah momentum kolaborasi untuk membangun kota yang lebih baik, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Pemerintah tidak bisa sendiri. Mari bersama-sama membangun Kota Medan lebih baik. Kita butuh peran semua pihak,” tegasnya.

Rico Waas berharap kebudayaan Kota Medan dapat menjadi magnet wisata, sekaligus membentuk citra kota yang kuat di mata nasional bahkan dunia.