Ringkasan Berita
- Kapolsek Deli Tua, Kompol Panggil Sarianto Simbolon, membenarkan kejadian tersebut.
- Dia menyebut bahwa pihaknya bersama petugas dari PLN langsung turun ke lokasi dan memutus aliran listrik ke ruko pada…
- "Kami tadi malam sudah ke lokasi mendampingi PLN memutus arus listrik," ujar Kompol Panggil Sarianto Simbolon kepada …
Topikseru.com – Penggerebekan tambang Bitcoin atau Bitcoin mining di sebuah ruko kosong di Jalan Karya Jaya, Kelurahan Pangkalan Mansur, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, kini dalam penanganan aparat penegak hukum.
Kapolsek Deli Tua, Kompol Panggil Sarianto Simbolon, membenarkan kejadian tersebut. Dia menyebut bahwa pihaknya bersama petugas dari PLN langsung turun ke lokasi dan memutus aliran listrik ke ruko pada malam itu juga.
“Kami tadi malam sudah ke lokasi mendampingi PLN memutus arus listrik,” ujar Kompol Panggil Sarianto Simbolon kepada wartawan, Senin (7/7).
Aksi warga menggeruduk ruko tambang Bitcoin itu dipicu oleh suara berisik nonstop dari dalam ruko yang ditutup rapat.
Warga juga mengeluhkan daya listrik di sekitar lokasi menjadi lemah, diduga akibat beban tinggi dari mesin penambang kripto yang menyedot listrik dalam jumlah besar.
“Takut ribut, kata masyarakat suaranya sangat mengganggu dan keberadaan listrik di sekitar menjadi lemah,” lanjut Kompol Panggil.
Penanganan Dilimpahkan
Usai pemutusan arus listrik, seluruh perangkat penambangan Bitcoin disita dan dibawa ke Polrestabes Medan.
Kompol Panggil mengatakan penanganan kasus tambang Bitcoin ini kini berada di bawah kewenangan kepolisian kota.
“Untuk penanganan di Polrestabes Medan,” tegas Kompol Panggil.
Belum ada keterangan resmi terkait siapa pemilik ruko dan apakah aktivitas tambang kripto ini memiliki izin resmi atau tidak.
Ruko Tambang Bitcoin Digeruduk
Sebuah ruko kosong di Jalan Karya Jaya, Kelurahan Pangkalan Mansur, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, digeruduk warga pada Minggu malam (6/7).
Suara bising mesin dan lemahnya daya listrik membuat mereka curiga. Dugaan mereka benar, tempat itu digunakan sebagai lokasi penambangan Bitcoin.
Diduga penggerebekan dilakukan setelah menerima laporan warga soal suara dengungan intens dari dalam ruko.
Dugaan awal mengarah pada aktivitas mencurigakan, hingga tim mendapati deretan mesin mining Bitcoin yang tengah beroperasi.









