Ringkasan Berita
- Manajemen Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) pun buka suara dan menyampaikan permohonan maaf terbu…
- Dalam pernyataan resmi yang diunggah melalui akun X (Twitter), PPKGBK mengungkapkan hasil evaluasi internal.
- PPKGBK Janji Tingkatkan Pengawasan "Kami memahami bahwa GBK adalah ruang publik yang dihormati dan digunakan oleh ber…
Topikseru.com – Insiden suara mendesah di area Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) mendadak jadi perbincangan hangat pada Minggu (14/7).
Manajemen Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) pun buka suara dan menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada publik.
Dalam pernyataan resmi yang diunggah melalui akun X (Twitter), PPKGBK mengungkapkan hasil evaluasi internal. Insiden tersebut disebut bersumber dari kelalaian petugas yang memutar playlist audio bebas hak cipta (no copyright) tanpa pengecekan detail.
“Hasil evaluasi internal menyimpulkan bahwa kejadian ini berasal dari kelalaian petugas yang memutar salah satu playlist bebas hak cipta tanpa melakukan pengecekan menyeluruh,” tulis PPKGBK.
Teguran Keras dan Evaluasi Sistem Audio
Sebagai tindak lanjut, manajemen GBK memastikan langkah penanganan serius telah dilakukan. Petugas yang bertanggung jawab atas insiden suara mendesah tersebut sudah mendapat teguran keras.
PPKGBK juga menjamin bahwa seluruh daftar putar (playlist) audio akan dikurasi ulang. Hanya playlist yang lolos pengecekan menyeluruh yang nantinya boleh disiarkan lewat pengeras suara di kawasan GBK.
Tak hanya itu, akses sistem audio akan diperketat. Ke depannya, hanya personel terverifikasi yang diizinkan mengendalikan pemutaran suara di kompleks olahraga kebanggaan nasional tersebut.
PPKGBK Janji Tingkatkan Pengawasan
“Kami memahami bahwa GBK adalah ruang publik yang dihormati dan digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat, termasuk anak-anak dan keluarga,” tulis PPKGBK menegaskan.
Pihak manajemen juga berjanji meningkatkan kualitas pengawasan dan pelayanan, agar insiden memalukan serupa tak terulang di kemudian hari.
Insiden suara wanita mendesah ini sempat viral di media sosial, memicu perbincangan dan keluhan dari para pengunjung yang merasa tidak nyaman.
GBK, yang selama ini dikenal sebagai ikon olahraga dan kegiatan publik, pun diingatkan untuk semakin waspada menjaga reputasi dan kenyamanan pengunjung.







