Entertainment

Video Syur Lisa Mariana Beredar di Medsos, Sosok Pria Bertato yang Jadi Lawan Mainnya Terungkap

×

Video Syur Lisa Mariana Beredar di Medsos, Sosok Pria Bertato yang Jadi Lawan Mainnya Terungkap

Sebarkan artikel ini
Link Video syur Lisa Mariana
Link video syur Lisa Mariana beredar ke publik

Ringkasan Berita

  • Pengakuan itu diungkapkan langsung Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol.
  • Hendra Rochmawan usai pemeriksaan di Mapolda Jabar, Selasa (16/7).
  • Hubungannya dengan Lisa Mariana pun bukan orang asing.

Topikseru.com – Siapa pria bertato yang muncul dalam video syur Lisa Mariana dan belakangan bikin gaduh jagat maya? Identitasnya kini sedikit demi sedikit mulai terkuak setelah Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat memeriksa selebgram itu

Sebelumnya, Lisa Mariana mengakui bahwa dirinya sebagai sosok perempuan dalam video panas yang sempat beredar luas di platform digital, mulai dari Telegram hingga situs komersial dewasa.

Baca Juga  Link Video Syur Lisa Mariana Terungkap: Ada Pengakuan Mengejutkan

Pengakuan itu diungkapkan langsung Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan usai pemeriksaan di Mapolda Jabar, Selasa (16/7).

“Yang bersangkutan telah menyatakan betul bahwa itu dirinya. Pemeran dari video itu, salah satunya perempuan itu adalah dia,” ujar Hendra.

Siapa Pria Bertato dalam Video Syur Lisa Mariana?

Walau belum membeberkan nama, Hendra memastikan bahwa pria bertato itu memiliki ciri fisik yang sama persis seperti yang terlihat dalam video.

Hubungannya dengan Lisa Mariana pun bukan orang asing.

“Mereka saling kenal, bukan orang yang baru ketemu begitu saja,” tambahnya.

Baca Juga  Lisa Mariana dan Ridwan Kamil Ternyata Bertemu di Palembang: Di Hotel, 3 Hari Nginap

Konon, pria tersebut bukan publik figur tetapi memiliki lingkar pergaulan di kalangan kreator konten dewasa.

Kasubdit Siber Polda Jabar AKBP Martua Ambarita memaparkan video syur Lisa Mariana dan pria bertato itu menyebar masif melalui grup Telegram dan sejumlah situs berbayar.

“Ada grup Telegram yang memungkinkan pengguna mengakses video secara bebas setelah bergabung,” ungkap Martua.

Kabid Humas Polda Jabar Hendra menegaskan, kasus ini masih dalam tahap pendalaman termasuk penelusuran pihak yang pertama kali menyebarluaskan konten tersebut.

“Kami imbau masyarakat untuk bijak bermedia sosial, jangan mengunduh apalagi menyebarkan konten asusila. Ancaman pidana bisa menjerat siapa pun,” katanya.