Asmara

Masih Dihantui Sang Mantan? Ini 7 Tips Lepas dari Bayang-Bayang Hubungan Masa Lalu yang Menyedihkan

×

Masih Dihantui Sang Mantan? Ini 7 Tips Lepas dari Bayang-Bayang Hubungan Masa Lalu yang Menyedihkan

Sebarkan artikel ini
Mantan
Cara move on dari mantan

Ringkasan Berita

  • Rasa sakit, sesal, dan luka hati bisa muncul tiba-tiba, menahan langkah untuk membuka lembaran baru.
  • Bagi sebagian orang, hubungan masa lalu yang menyedihkan justru jadi beban emosi yang tak kunjung lepas.
  • Berikut 7 tips lepas dari hubungan masa lalu yang menyedihkan, dirangkum Topikseru dari berbagai sumber ahli 1.

Topikseru.com – Tidak semua kenangan layak disimpan. Bagi sebagian orang, hubungan masa lalu yang menyedihkan justru jadi beban emosi yang tak kunjung lepas. Rasa sakit, sesal, dan luka hati bisa muncul tiba-tiba, menahan langkah untuk membuka lembaran baru.

Padahal, hidup harus bergerak ke depan. Pakar psikologi dan konselor hubungan menyebut, melepaskan hubungan masa lalu tak cukup dengan sekadar “melupakan”. Ada cara, tahapan, dan keberanian mental yang harus ditempuh.

Berikut 7 tips lepas dari hubungan masa lalu yang menyedihkan, dirangkum Topikseru dari berbagai sumber ahli

1. Akui Luka dan Emosi yang Tertinggal

Langkah awal paling penting adalah mengakui rasa sakit yang masih membayangi. Jangan pura-pura tegar jika hati masih rapuh.

Validasi rasa sedih, marah, atau kecewa adalah proses normal sebelum benar-benar merdeka secara batin.

2. Berhenti Menguntit Media Sosial Mantan

Sadar atau tidak, kebiasaan stalking mantan bisa jadi racun yang membuat luka sulit sembuh.

Segera unfollow, mute, atau blokir jika perlu. Ini bukan soal dendam, melainkan melindungi diri dari jebakan nostalgia yang menyesatkan.

3. Bereskan Barang Kenangan

Foto berdua, hadiah anniversary, atau baju couple hanya akan memperpanjang drama di kepala. Simpan di kotak, hibahkan, atau buang.

Ingat, barang hanyalah barang, bukan simbol cinta yang harus diabadikan.

4. Sibukkan Diri dengan Rutinitas Positif

Alihkan energi ke hal-hal yang produktif. Coba daftar kelas baru, traveling sendirian, atau rutin olahraga.

Aktivitas positif memaksa otak memproduksi hormon bahagia, sekaligus membuktikan hidupmu tidak berhenti di satu orang.

5. Bicarakan dengan Orang Terpercaya

Kadang, kita hanya butuh didengar. Curhat dengan sahabat, keluarga, atau konselor profesional bisa membantu memilah emosi. Dengan bicara, luka batin tak lagi terpendam.

6. Beri Waktu untuk Diri Sendiri

Jangan buru-buru masuk hubungan baru hanya untuk pelarian. Luka lama yang belum kering bisa merusak hubungan berikutnya. Tenangkan diri, pulihkan hati, lalu buka peluang cinta lagi saat benar-benar siap.

7. Maafkan, Lepaskan, dan Belajar

Sulit tapi bukan mustahil. Maafkan kesalahan mantan – dan diri sendiri. Lepaskan harapan yang tidak realistis.

Jadikan pengalaman pahit sebagai pelajaran, bukan kutukan yang membayang selamanya.

Melepas hubungan masa lalu yang menyakitkan butuh keberanian. Ingat, hidup bukan tentang siapa yang hilang, tapi siapa yang tetap tinggal – yaitu dirimu sendiri.