Ringkasan Berita
- Siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Deli Serdang ini menorehkan prestasi yang membanggakan, terpilih mewakili Sumate…
- Event bergengsi yang akan digelar 3–5 Agustus 2025 itu bukan sekadar ajang adu ketangkasan, tetapi juga menjadi ger…
- Syukur menambahkan, dukungan moral mengalir deras dari keluarga besar MAN 2 Deli Serdang.
Topikseru.com – Semangat baja di balik topeng anggar itu bernama Fira Syahqila. Siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Deli Serdang ini menorehkan prestasi yang membanggakan, terpilih mewakili Sumatera Utara (Sumut) di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Anggar Antar Pelajar 2025 di Bitung, Sulawesi Utara.
Event bergengsi yang akan digelar 3–5 Agustus 2025 itu bukan sekadar ajang adu ketangkasan, tetapi juga menjadi gerbang seleksi menuju Kejuaraan Anggar Asia yang dijadwalkan Februari 2026 mendatang.
Kebanggaan Sekolah dan Sumatera Utara
Kepala MAN 2 Deli Serdang, Muhammad Syukur, tak kuasa menahan rasa bangganya. “Kami sangat bangga atas pencapaian Fira.
Semoga langkahnya di Kejurnas nanti menjadi awal yang baik untuk melaju ke tingkat lebih tinggi,” ujarnya, Minggu (27/7).
Syukur menambahkan, dukungan moral mengalir deras dari keluarga besar MAN 2 Deli Serdang. Harapannya hanya satu Fira Syahqila mampu membawa pulang prestasi terbaik, mengharumkan nama sekolah, daerah, hingga Sumatera Utara di level nasional, bahkan internasional.
Membuktikan Diri di Panggung Nasional
Bagi Fira, Kejurnas Bitung bukanlah sekadar kompetisi. Ia sadar, ini adalah panggung pembuktian bagi para atlet muda daerah untuk menembus dominasi provinsi lain.
“Ini kesempatan besar. Saya akan berusaha memberikan yang terbaik, tidak hanya untuk Sumatera Utara, tapi juga untuk membuktikan pelajar daerah mampu bersaing di tingkat nasional,” kata Fira.
Sebagai atlet anggar muda berbakat, Fira sudah kenyang jam terbang di berbagai turnamen.
Di bawah pembinaan IKASI Sumatera Utara, konsistensi, latihan keras, dan mental tanding Fira dibentuk dengan serius. Kini, tekadnya hanya satu: sabet prestasi, rebut tiket menuju Kejuaraan Asia 2026.
Fira Syahqila adalah potret nyata bagaimana pelajar madrasah mampu bersaing di panggung olahraga nasional.
Di tengah keterbatasan fasilitas, semangatnya mematahkan stigma. Ia adalah bukti bahwa ketekunan, kerja keras, dan dukungan sekolah mampu mencetak atlet bermental juara.








