Peristiwa

Pesawat S216 Jatuh di Bogor, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia

×

Pesawat S216 Jatuh di Bogor, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Pesawat s216 jatuh
Satu pesawat S216 dilaporkan jatuh di Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (3/8).

Ringkasan Berita

  • Kronologi Pesawat S216 Jatuh Berdasarkan penelusuran ANTARA di lokasi, pesawat nahas itu diawaki oleh Marsekal Pertam…
  • Kecelakaan tragis tersebut menewaskan sang pilot, sementara penyelidikan mendalam masih terus dilakukan pihak TNI Ang…
  • Latihan Rutin yang Berakhir Tragis Pesawat S216 diketahui kerap digunakan untuk latihan terbang para penerbang FASI.

Topikseru.com – Satu pesawat S216 dilaporkan jatuh di Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (3/8).

Kecelakaan tragis tersebut menewaskan sang pilot, sementara penyelidikan mendalam masih terus dilakukan pihak TNI Angkatan Udara.

Kronologi Pesawat S216 Jatuh

Berdasarkan penelusuran ANTARA di lokasi, pesawat nahas itu diawaki oleh Marsekal Pertama TNI Fajar “Red Wolf” Adriyanto dan seorang peserta penerbangan bernama Roni Ahmad. Keduanya menjalani penerbangan latihan rutin di bawah naungan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI).

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana ketika dikonfirmasi membenarkan insiden ini.

“Informasinya sementara demikian, pesawat itu penerbangan training, biasa training latihan, dan masih diselidiki. Peristiwanya sekitar jam 10.00 WIB,” ujar Nyoman Suadnyana melalui sambungan telefon, Minggu.

Hingga berita ini diturunkan, TNI AU belum merilis keterangan resmi lebih rinci terkait penyebab pasti jatuhnya pesawat maupun kondisi korban kedua.

Baca Juga  Omzet Tembus Rp 1,3 Juta per Hari, Pedagang Sayur di Medan Raup Cuan dari E-commerce

Latihan Rutin yang Berakhir Tragis

Pesawat S216 diketahui kerap digunakan untuk latihan terbang para penerbang FASI. Latihan rutin semacam ini sebenarnya menjadi agenda wajib guna menjaga kesiapan dan keterampilan pilot TNI AU maupun sipil yang tergabung dalam Federasi Aero Sport Indonesia.

Marsekal Pertama Fajar Adriyanto sendiri dikenal luas di lingkungan TNI AU sebagai penerbang senior dengan julukan panggilan call sign “Red Wolf”. Sosoknya terkenal disiplin dalam membina para pilot muda.

Penyelidikan Masih Berlangsung

TNI AU menegaskan investigasi menyeluruh tengah dilakukan untuk mengetahui penyebab pesawat S216 jatuh di Ciampea.

Tim investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga diperkirakan akan dilibatkan.

Belum diketahui pula bagaimana kondisi Roni Ahmad, peserta penerbangan lain dalam insiden nahas tersebut.

Duka Mendalam

Kabar meninggalnya Marsekal Pertama Fajar “Red Wolf” Adriyanto meninggalkan duka mendalam, terutama bagi keluarga besar TNI AU.

Ungkapan belasungkawa mulai mengalir di berbagai kanal media sosial, mengenang dedikasi Fajar dalam dunia kedirgantaraan Indonesia.