Olahraga

Dua Pelajar MTsN Tebing Tinggi Raih Emas dan Perak di Kejuaraan Pencak Silat Internasional

×

Dua Pelajar MTsN Tebing Tinggi Raih Emas dan Perak di Kejuaraan Pencak Silat Internasional

Sebarkan artikel ini
MTsN Tebing Tinggi
Ilustrasi - Medali emas

Ringkasan Berita

  • Ibnu Saqib Alfatir dan Muhammad Zain Zuhair, keduanya masih duduk di bangku kelas VIII, pulang dengan medali emas dan…
  • Ibnu, yang kini berusia 13 tahun dan duduk di kelas 8.1, tampil gemilang di kategori C praremaja putra.
  • Kejuaraan yang berlangsung pada 4–10 Agustus 2025 ini diikuti 3.265 peserta dari 30 negara, termasuk Amerika Serika…

Topikseru.com – Di tengah riuh tepuk tangan dan sorak dukungan di Gedung Serba Guna Pemprov Sumatera Utara, dua pelajar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Tebing Tinggi berhasil mencatat sejarah manis. Ibnu Saqib Alfatir dan Muhammad Zain Zuhair, keduanya masih duduk di bangku kelas VIII, pulang dengan medali emas dan perak dari ajang bergengsi 3rd International Indonesian Pencak Silat Open Championship 2025.

Ibnu, yang kini berusia 13 tahun dan duduk di kelas 8.1, tampil gemilang di kategori C praremaja putra. Gerakan cepat, tangkas, dan penuh perhitungan membuatnya tak terbendung hingga podium tertinggi.

Sementara itu, Zain, teman sekelas di 8.3, tak kalah membanggakan. Di kategori G praremaja putra, ia menyabet medali perak setelah melewati laga-laga sengit melawan atlet-atlet muda dari berbagai negara.

“Persiapan panjang menjadi kunci keberhasilan mereka,” ujar Ahmad Qosbi, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumut, Sabtu (9/8).

Baca Juga  Rayakan Idul Adha, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Sembelih 127 Hewan Kurban

Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan bahwa pelajar madrasah mampu bersaing di tingkat internasional, bahkan di cabang olahraga tradisional seperti pencak silat.

Kejuaraan yang berlangsung pada 4–10 Agustus 2025 ini diikuti 3.265 peserta dari 30 negara, termasuk Amerika Serikat, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, hingga Prancis.

Para atlet bertanding dalam berbagai kategori, menampilkan teknik, stamina, dan mental baja di arena.

Kepala MTsN Tebing Tinggi, Muhammad Rum Sitorus SAg, mengungkapkan bahwa prestasi ini tidak lepas dari peran pelatih pencak silat mereka, Farhan Azhari.

“Keduanya berlatih hampir setiap hari. Latihan intensif dan tekad kuat membuat mereka bisa membanggakan MTsN Tebing Tinggi di kancah internasional,” ujarnya.

Rum Sitorus pun memberikan apresiasi tinggi kepada Ibnu dan Zain.

“Ini pencapaian luar biasa. Mereka membawa nama baik madrasah, sekaligus menjadi inspirasi bagi teman-teman lain untuk berprestasi,” tegasnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pencak silat bukan hanya warisan budaya, tetapi juga panggung unjuk gigi generasi muda Indonesia di mata dunia.

Dari Tebing Tinggi, semangat juang itu kini bergema hingga mancanegara.