Ringkasan Berita
- Tertinggal dua gol lebih dulu, Blaugrana membalikkan keadaan dan menang dramatis 3-2 atas Levante di Estadio Ciudad d…
- Pertandingan jornada kedua LaLiga 2025/2026 ini menghadirkan drama lima gol, adu strategi, hingga gol bunuh diri yang…
- Hasil tersebut mengangkat Barcelona ke puncak klasemen sementara dengan enam poin, sementara Levante terpuruk di peri…
Topikseru.com – Barcelona menunjukkan mental juara. Tertinggal dua gol lebih dulu, Blaugrana membalikkan keadaan dan menang dramatis 3-2 atas Levante di Estadio Ciudad de Valencia, Minggu (17/8) dini hari WIB.
Pertandingan jornada kedua LaLiga 2025/2026 ini menghadirkan drama lima gol, adu strategi, hingga gol bunuh diri yang memastikan Barca pulang dengan tiga poin.
Hasil tersebut mengangkat Barcelona ke puncak klasemen sementara dengan enam poin, sementara Levante terpuruk di peringkat 18 tanpa satu pun angka dari dua laga.
Kejutan Levante di Babak Pertama
Levante tampil percaya diri sejak awal. Baru 15 menit laga berjalan, Ivan Romero membuka keunggulan lewat serangan balik cepat setelah umpan matang Jeremy Toljan.
Drama VAR menambah luka Barcelona. Pada menit 45+7, wasit menunjuk titik putih usai Alejandro Balde melakukan pelanggaran.
Jose Luis Morales yang maju sebagai eksekutor sukses menggandakan keunggulan tuan rumah menjadi 2-0.
Barcelona Menolak Kalah
Kebangkitan Barca dimulai di babak kedua. Pedri menyalakan harapan dengan tembakan jarak jauh menawan pada menit ke-49.
Tiga menit berselang, giliran Ferran Torres menyamakan kedudukan lewat sundulan akurat hasil umpan sepak pojok Raphinha.
Barcelona terus menekan, tetapi penjaga gawang Levante, Pablo Cunat, tampil gemilang dengan sederet penyelamatan krusial, termasuk menggagalkan peluang emas Torres dan Raphinha.
Gol Bunuh Diri Penentu
Drama sesungguhnya lahir di penghujung laga. Menit 90+1, umpan silang Lamine Yamal justru mengenai kepala bek Levante, Unai Elgezabal, yang berujung gol bunuh diri.
Skor berubah 3-2 untuk Barcelona sekaligus memastikan comeback spektakuler pasukan Xavi Hernandez.
Kandidat Juara
Kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin. Barcelona membuktikan diri punya daya juang dan mental juara, bahkan ketika tertinggal dua gol di kandang lawan.
Hasil ini sekaligus mempertegas posisi mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara LaLiga musim ini.












