Nasional

Sikap Menohok Nicholas Saputra ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit: Mundur Pak

×

Sikap Menohok Nicholas Saputra ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit: Mundur Pak

Sebarkan artikel ini
Nicholas Saputra
Nicholas Saputra mengunggah cuitan di X yang berisi mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mundur, sebagai pertanggungjawaban atas meninggalnya driver ojol Affan Kurniawan.

Ringkasan Berita

  • Sejak Jumat (29/8/2025), ribuan mahasiswa dan warga menggelar aksi protes di berbagai titik, mulai dari Mako Brimob K…
  • Sosok yang jarang bersuara di ruang publik, ikut menyuarakan kritik terbuka.
  • Kapolri Menyesal, Publik Menuntut Mundur Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan penyesalan mendalam atas …

Topikseru.com – Tragedi tewasnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang ditabrak rantis Brimob Polda Metro Jaya, memantik gelombang kemarahan publik hingga sikap aktor Nicholas Saputra. Sosok yang jarang bersuara di ruang publik, ikut menyuarakan kritik terbuka.

Sejak Jumat (29/8/2025), ribuan mahasiswa dan warga menggelar aksi protes di berbagai titik, mulai dari Mako Brimob Kwitang, Polda Metro Jaya, hingga Mabes Polri.

Mereka menuntut pertanggungjawaban institusi kepolisian atas tewasnya Affan.

Kapolri Menyesal, Publik Menuntut Mundur

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan penyesalan mendalam atas insiden yang melibatkan kendaraan taktis jenis Baracuda tersebut.

“Saya menyesali peristiwa yang terjadi dan menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya,” ujar Kapolri.

Namun, pernyataan itu tidak serta merta meredam amarah publik. Aktor Nicholas Saputra menuliskan komentar singkat di akun X miliknya, @nicsap:
“Mundur Pak.”

Unggahan Nicholas, disertai video permintaan maaf Kapolri, sontak menuai perhatian luas. Warganet terbelalak—sebab Nicholas, yang dikenal kalem dan jarang bicara isu politik, akhirnya angkat suara.

Baca Juga  Presiden Prabowo Melayat Rumah Duka Affan Kurniawan, Korban Rantis Brimob

Netizen: “Kalau Cah Bagus Saja Speak Up…”

Komentar Nicholas segera dibanjiri ribuan reaksi.

“Nicholas Saputra saja kali ini sampai bersuara,” tulis seorang warganet.

Netizen lain menulis lebih tajam: “Ini sampai cah bagus speak up karena sudah kecewa banget sama pemimpin negara, khususnya Kapolri @ListyoSigitP. Mau mundur sendiri atau mundur diseret anak-anak bangsa?”

Suara publik semakin keras menuntut pertanggungjawaban.

Ada yang menyinggung harapan sederhana: Indonesia yang lebih adil, tanpa korupsi, tanpa kesenjangan, dan tanpa anak muda seperti Affan harus kehilangan nyawa di jalanan.

Ayah Affan: Jangan Semua Polisi Jadi Korban

Di tengah riuh tuntutan publik, suara berbeda datang dari Zulkifli, ayah Affan. Ia menegaskan bahwa keluarganya hanya menuntut keadilan bagi anaknya.

“Betul, kami tidak mengajukan gugatan hukum. Cuma kami meminta rasa keadilan saja, yang berbuat saja. Tidak semua polisi harus jadi korbannya,” katanya.

Namun, publik kini menunggu apakah janji Kapolri untuk mengusut kasus Affan benar-benar dijalankan? Atau suara “Mundur Pak” dari jalanan – dan dari layar ponsel Nicholas Saputra – akan semakin nyaring menggema?