International

Tragedi Affan Kurniawan: Dunia Sepak Bola Ikut Berduka atas Meninggalnya Driver Ojol di Jakarta

×

Tragedi Affan Kurniawan: Dunia Sepak Bola Ikut Berduka atas Meninggalnya Driver Ojol di Jakarta

Sebarkan artikel ini
Affan Kurniawan
Potret pemain Olympique de Marseille saat melakukan selebrasi di lapangan. Momen ini turut dikaitkan dengan nama Affan Kurniawan yang disebut dalam unggahan resmi klub. Foto ini menampilkan semangat sportivitas dan penghormatan yang menjadi sorotan fans, termasuk pencarian terkait Affan Kurniawan

Ringkasan Berita

  • Dalam rekaman video yang tersebar luas di media sosial, terlihat jelas momen memilukan ketika Affan berada di tengah …
  • Tragedi ini bukan hanya menyayat hati keluarga dan rekan-rekannya, tetapi juga mengguncang publik hingga ke dunia int…
  • Namun yang paling mengejutkan, dukungan moral juga datang dari klub sepak bola ternama Ligue 1 Prancis, Olympique de …

TOPIKSERU.COM – Rakyat Indonesia tengah dirundung duka mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang tewas usai tertabrak dan dilindas kendaraan taktis milik kepolisian saat demonstrasi di Jakarta,Kamis (28/8/2025).

Tragedi ini bukan hanya menyayat hati keluarga dan rekan-rekannya, tetapi juga mengguncang publik hingga ke dunia internasional, termasuk komunitas sepak bola Eropa.

Dalam rekaman video yang tersebar luas di media sosial, terlihat jelas momen memilukan ketika Affan berada di tengah massa aksi sebelum akhirnya tertabrak dan dilindas kendaraan taktis polisi. Kejadian itu membuatnya meninggal di tempat, tanpa sempat mendapat pertolongan.

Video tersebut langsung viral di berbagai platform seperti TikTok, Instagram, dan X (Twitter), memicu kemarahan publik dan sorotan tajam terhadap tindakan aparat kepolisian dalam menangani aksi unjuk rasa.

Bagi banyak orang, Affan bukan sekadar korban, melainkan simbol nyata bagaimana warga sipil kerap menjadi pihak paling rentan di tengah kerusuhan.

Meninggalnya Affan Kurniawan langsung mengundang gelombang simpati luas.

Ribuan pesan dukacita mengalir di lini masa media sosial, mulai dari rekan sesama pengemudi hingga tokoh masyarakat.

Namun yang paling mengejutkan, dukungan moral juga datang dari klub sepak bola ternama Ligue 1 Prancis, Olympique de Marseille.

Melalui akun Instagram resminya, Marseille mengunggah foto gelandang asal Denmark, Pierre-Emile Højbjerg, yang tengah memberikan hormat. Pada keterangan unggahan tersebut tertulis:

“Gamma. Affan Kurniawan. Moh. Umar Amarudin. 🙏”

Unggahan ini menuai respon luar biasa. Hingga Jumat malam, tercatat 12.600 likes dan 1.442 komentar membanjiri postingan tersebut. Banyak warganet Indonesia yang merasa terharu sekaligus bangga karena tragedi yang menimpa Affan mendapat perhatian dunia internasional.

Beberapa komentar warganet berbunyi:

  • “Dunia harus tahu, bahwa tidak ada keadilan di Indonesia 🙌,” tulis akun @ia_dsyarf.

  • “Semoga bukan cuma server Indo aja biar dunia juga tahu betapa kacaunya negara ini,” ujar akun @ran_dwip.

  • “PLEASE HELP WE ARE INDONESIAN PEOPLE TO PBB,” seru akun @tegu***rnwn.

Selain Marseille, dukungan dan simpati juga datang dari dalam negeri, tepatnya dari pemain asing Madura United, Roger Bonet, atau yang akrab disapa Ruxi. Dalam konferensi pers jelang laga Liga 1 pekan ke-4 menghadapi Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (30/8/2025), Ruxi tampak emosional saat menyinggung tragedi tersebut.

“Sulit bagi saya sekarang untuk berbicara tentang sepak bola setelah apa yang terjadi di Jakarta,” ungkapnya dengan suara bergetar, dikutip dari Kompas.

Ia menambahkan ingin menyampaikan langsung turut berbelangsungkawa terhadap keluarga Affan

Baca Juga  Giliran Partai Golkar Copot kader dari DPR: Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir Dinonaktifkan

“Saya ingin menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Affan, seorang pengemudi Gojek. Saya sangat sedih mendengar kabar ini.”

Pemain asal Spanyol itu juga menegaskan bahwa kejadian tersebut seharusnya menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, agar tidak ada lagi korban jiwa di masa depan akibat tindakan represif dalam penanganan unjuk rasa.

“Atas nama pribadi, saya ingin menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga Affan,” pungkasnya.

Reaksi Publik: Dari Jalanan hingga Dunia Maya

Kemarahan publik terhadap insiden ini tidak hanya berhenti di media sosial. Berbagai komunitas ojek online melakukan aksi solidaritas dengan menggelar doa bersama dan konvoi damai di beberapa kota besar Indonesia.

Hashtag seperti #JusticeForAffan, #SaveIndonesia, dan #StopBrutality menjadi trending di media sosial, menandakan tingginya kepedulian masyarakat terhadap tragedi yang dianggap sebagai pelanggaran kemanusiaan ini.

Selain itu, sejumlah LSM dan aktivis HAM mendesak agar kepolisian segera menggelar investigasi transparan serta memberikan pertanggungjawaban atas kejadian yang merenggut nyawa Affan.

Tragedi ini menimbulkan banyak pertanyaan soal profesionalitas aparat dalam menangani aksi massa. Kritik keras datang dari kalangan akademisi, aktivis, hingga tokoh politik yang menilai bahwa penggunaan kendaraan taktis secara sembarangan membahayakan keselamatan warga sipil.

Sejumlah pakar hukum menilai, kasus ini bisa menjadi momentum penting untuk mengevaluasi prosedur penanganan demonstrasi, termasuk penerapan standar keamanan internasional yang lebih mengedepankan pendekatan persuasif ketimbang represif.

Duka yang Menembus Batas: Solidaritas dari Dunia Sepak Bola

Perhatian internasional, khususnya dari Olympique de Marseille dan Roger Bonet, menunjukkan bahwa tragedi Affan Kurniawan telah menembus batas negara dan profesi. Dunia sepak bola, yang biasanya hanya disoroti karena prestasi olahraga, kini menjadi wadah solidaritas kemanusiaan.

Hal ini membuktikan bahwa nilai kemanusiaan bersifat universal. Ketika satu nyawa melayang secara tragis, empati bisa datang dari siapa saja, tanpa memandang latar belakang atau kebangsaan.

Bagi bangsa Indonesia, meninggalnya Affan Kurniawan bukan sekadar statistik korban demonstrasi. Ia adalah simbol dari perjuangan rakyat kecil, pekerja keras yang berjuang demi keluarga, sekaligus pengingat bahwa kemanusiaan harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan negara.

Harapannya, tragedi ini dapat membuka mata banyak pihak untuk segera melakukan reformasi dalam sistem keamanan publik dan penanganan aksi unjuk rasa. Tidak boleh ada lagi nyawa melayang sia-sia di jalanan karena kelalaian atau tindakan berlebihan aparat negara.

Meninggalnya Affan Kurniawan telah mengguncang hati rakyat Indonesia dan menjadi sorotan dunia. Dari unggahan Olympique de Marseille hingga pernyataan penuh emosi Roger Bonet, tragedi ini telah menggemakan pesan kuat bahwa kemanusiaan tidak boleh dikorbankan atas nama apapun.

Kini, publik menunggu langkah nyata dari pihak berwenang untuk menegakkan keadilan. Affan mungkin telah tiada, tetapi namanya akan selalu dikenang sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan dan panggilan untuk perubahan. (*)