Politik

Diplomat Senior Ini Minta Presiden Prabowo Tak Tinggalkan Indonesia, Ada Apa?

×

Diplomat Senior Ini Minta Presiden Prabowo Tak Tinggalkan Indonesia, Ada Apa?

Sebarkan artikel ini
Prabowo Subianto
Presiden RI Prabowo Subianto Angkat Suara Soal Kasus Meninggalnya Pengemudi Ojek Online, Affan Kurniawan (Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden)

Ringkasan Berita

  • Undangan Parade Militer di Beijing Meski situasi dalam negeri panas, Prabowo menjadi salah satu dari 26 kepala negara…
  • "Mengingat situasi panas yang masih bergolak, hati rakyat yang sedang pedih dan gelisah, saya anjurkan Presiden @Prab…
  • Pernyataan Dino merujuk pada rentetan demonstrasi pasca wafatnya pengemudi ojek daring Affan Kurniawan (21), yang tew…

Topikseru.com – Gelombang demonstrasi yang meluas di berbagai kota Indonesia membuat mantan Wakil Menteri Luar Negeri yang juga diplomat senior, Dino Patti Djalal mendesak Presiden Prabowo Subianto membatalkan kunjungan kenegaraan ke China pekan depan.

Lewat akun X pribadinya, Dino menilai kehadiran presiden di dalam negeri lebih penting ketimbang menghadiri parade militer di Beijing.

“Mengingat situasi panas yang masih bergolak, hati rakyat yang sedang pedih dan gelisah, saya anjurkan Presiden @Prabowo BATALKAN kunjungan ke Tiongkok minggu depan,” tulis Dino, Sabtu (30/8).

Presiden Diminta Dampingi Rakyat

Menurut Dino, saat krisis sosial seperti sekarang, seorang kepala negara seharusnya mendampingi rakyatnya.

“Keluar negeri sekarang ini tidak penting. Ini saatnya Presiden berada di tanah air di tengah rakyatnya yang sedang galau,” ujar mantan duta besar RI untuk Amerika Serikat itu.

Pernyataan Dino merujuk pada rentetan demonstrasi pasca wafatnya pengemudi ojek daring Affan Kurniawan (21), yang tewas terlindas kendaraan rantis Brimob di Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam.

Baca Juga  Jadwal Lengkap Kereta Api Medan-Tanjung Balai 2025

Tragedi itu memicu kemarahan publik hingga meluas ke berbagai kota: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Makassar.

Prabowo Sudah Melayat

Sehari setelah insiden, Jumat (29/8), Presiden Prabowo mendatangi rumah duka Affan di Menteng, Jakarta Pusat. Di hadapan keluarga korban, ia berjanji akan menegakkan keadilan.

Namun, gelombang protes terus bergulir dan menambah tekanan politik terhadap pemerintahannya.

Undangan Parade Militer di Beijing

Meski situasi dalam negeri panas, Prabowo menjadi salah satu dari 26 kepala negara yang diundang Presiden Xi Jinping untuk menghadiri parade militer di Beijing pada 3 September 2025.

Parade ini memperingati 80 tahun kemenangan China atas Jepang sekaligus Perang Dunia Anti-Fasis.

Acara itu disebut bakal menampilkan persenjataan generasi baru, mulai dari tank dan jet tempur generasi keempat, peralatan nirawak intelijen dan penangkal drone, hingga rudal hipersonik antikapal yang sebagian besar belum pernah ditampilkan ke publik.

Desakan agar Prabowo membatalkan perjalanan ke Beijing menempatkan pemerintah pada dilema: menjaga hubungan strategis dengan China atau meredakan krisis kepercayaan publik di dalam negeri.