Daerah

Pemkot Medan Tunda Car Free Night Imbas Unjuk Rasa

×

Pemkot Medan Tunda Car Free Night Imbas Unjuk Rasa

Sebarkan artikel ini
Pemkot Medan
Unjuk Rasa Bikin Jalan Ditutup, Pemkot Medan Tunda Car Free Night

Ringkasan Berita

  • "Karena banyak pemakaian jalan untuk unjuk rasa.
  • Pemerintah Kota (Pemkot) Medan resmi meniadakan sementara acara rutin akhir pekan itu akibat adanya aksi unjuk rasa y…
  • Enggak mungkin lah, karena di sana sini ditutup semua," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Odi Anggia Batubara,…

Topikseru.com – Sabtu malam yang biasanya semarak dengan dentuman musik dan kuliner kaki lima di Car Free Night (CFN) Medan mendadak senyap. Pemerintah Kota (Pemkot) Medan resmi meniadakan sementara acara rutin akhir pekan itu akibat adanya aksi unjuk rasa yang meluas hingga menutup sejumlah ruas jalan utama.

“Karena banyak pemakaian jalan untuk unjuk rasa. Enggak mungkin lah, karena di sana sini ditutup semua,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Odi Anggia Batubara, Sabtu (31/8/2025).

Sulit Diakses, Risiko Diantisipasi

CFN yang sudah empat kali digelar Pemkot Medan biasanya dipusatkan di kawasan inti kota.

Baca Juga  Kadis Perhubungan Medan Iswar Lubis Mundur

Namun, dengan banyaknya blokade jalan oleh massa aksi, Odi menilai akses menuju lokasi akan sulit ditembus pengunjung.

Selain soal akses, pertimbangan keamanan juga menjadi alasan utama penundaan.

“Penundaan sementara ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Makanya hari ini kita tunda dulu,” ujar Odi.

Jadwal Baru Menunggu Situasi Normal

Acara yang semula dijadwalkan berlangsung Sabtu (31/8) pukul 19.00 – 23.00 WIB kini ditunda hingga situasi kembali kondusif.

Pemkot Medan berjanji segera memberi informasi terbaru bila CFN bisa kembali digelar.

“Sosialisasi penundaannya sudah kami beritahu. Nanti kami sampaikan kembali waktu pelaksananya jika sudah membaik,” tambahnya.

Permintaan Maaf untuk Warga

Odi menyampaikan permohonan maaf kepada warga Medan maupun wisatawan yang sudah berencana hadir.

Dia juga meminta pengertian masyarakat agar menghormati keputusan tersebut.

“Kami, Pemkot Medan menghargai masyarakat yang menggunakan pemakaian jalan untuk hal yang lain,” katanya.