Ringkasan Berita
- Sementara, untuk Liga 2 Indonesia yang mendapat denda adalah Persiraja Banda Aceh dengan denda Rp 25 juta setelah lim…
- Tiga klub di Liga 1 Indonesia yang mendapat denda masing-masing Persita Tangerang, Persebaya Surabaya, dan PSS Sleman.
- Hal tersebut berdasarkan hasil sidang pada 5, 6, dan 7 Maret 2024.
TOPIKSERU.COM, JAKARTA – Komite Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menjatuhkan sanksi kepada empat klub dan dua pemain dengan denda puluhan juta. Hal tersebut berdasarkan hasil sidang pada 5, 6, dan 7 Maret 2024.
Tiga klub di Liga 1 Indonesia yang mendapat denda masing-masing Persita Tangerang, Persebaya Surabaya, dan PSS Sleman.
Dalam keterangan terbaru dari laman resmi PSSI, menyebutkan Persita Tangerang terkena denda paling besar, yaitu sebanyak Rp 100 juta.
Selain itu, klub ini juga mendapat sanksi penutupan sebagian stadion (tribun timur bagian utara) sebanyak satu pertandingan saat menjadi tuan rumah.
Berdasarkan hasil sidang Komdis pada 5 Maret, klub berjuluk ‘Pendekar Cisadane’ itu terkena denda akibat insiden pelemparan kemasan minuman, penyalaan flare sebanyak delapan buah.
Selain itu, terdapat beberapa penonton yang memasuki area lapangan pertandingan saat menjamu Borneo FC Samarinda pada 2 Maret 2024.
Persebaya Surabaya dan PSS Sleman sama-sama mendapat denda Rp 50 juta, penyebabnya lantaran ada lima dan enam pemain dari masing-masing klub yang mendapatkan kartu kuning saat keduanya bersua pada 3 Maret.
Sementara, untuk Liga 2 Indonesia yang mendapat denda adalah Persiraja Banda Aceh dengan denda Rp 25 juta setelah lima pemainnya mendapat kartu kuning.
Klub berjuluk Laskar Rencong ini juga mendapat denda Rp 25 juta atas pelanggaran karena ada penonton yang masuk ke area pertandingan saat menjamu Malut United FC pada 5 Maret.
Tidak hanya itu, klub dari ujung barat Indonesia itu juga terkena denda Rp 10 juta dan sanksi larangan menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak satu laga saat menjadi tuan rumah.
Denda tersebut mereka terima atas kesalahan gagal memberikan keamanan dan kenyamanan terhadap perangkat pertandingan.
Dua Pemain Disanksi
Sementara untuk pemain yang mendapat sanksi adalah pemain PSS Sleman Wahyudi Setiawan Hamisi. Dia mendapat hukuman larangan bermain sebanyak tiga pertandingan sejak keputusan terbit pada 6 Maret dan berlaku pada pertandingan terdekat.
Wahyudi Setiawan juga mendapat denda Rp 25 juta akibat melakukan pelanggaran serius (serious foul play) dan menunjukkan gestur jari tengah kepada pemain Persebaya Surabaya pada 3 Maret.
Pemain lainnya, Muhammad Riyandi dari Persis Solo terkena hukuman tambahan larangan bermain sebanyak dua pertandingan sejak keputusan terbit pada 6 Maret dan berlaku pada pertandingan terdekat serta denda sebanyak Rp10 juta.
Hukuman tersebut akibat Muhammad Riyandi akibat melakukan pelanggaran serius menggunakan tubuhnya secara berlebihan terhadap pemain lawan, serta mendapatkan kartu merah langsung saat berlaga dengan PSM Makassar pada 4 Maret.(antara/Topikseru)













