Nasional

Penembakan Staf KBRI di Peru, Menlu Sugiono: Kami Minta Maaf Atas Kesalahan dan Kelalaian Kami

×

Penembakan Staf KBRI di Peru, Menlu Sugiono: Kami Minta Maaf Atas Kesalahan dan Kelalaian Kami

Sebarkan artikel ini
Menlu Sugiono
Menteri Luar Negeri Sugiono memberikan keterangan pers di pelataran hotel tempat Presiden RI Prabowo Subianto menginap di St. Petersburg, Rusia, Rabu (18/6/2025). Foto: Antara/Genta Tenri Mawangi

Ringkasan Berita

  • Dari bandara, jenazah langsung dibawa dengan ambulans menuju Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto d…
  • Jenazah Tiba di Tanah Air Jenazah Zetro tiba di Indonesia melalui Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa m…
  • Sugiono mengakui adanya kelalaian negara dalam memberikan perlindungan kepada diplomat tersebut.

Topikseru.com – Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga Zetro Leonardo Purba, staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Lima, yang tewas akibat penembakan di Peru.

Sugiono mengakui adanya kelalaian negara dalam memberikan perlindungan kepada diplomat tersebut.

“Kami minta maaf kepada keluarga atas semua kesalahan, kelalaian kami sebagai institusi. Sungguh tidak ada yang menginginkan kejadian ini,” ujar Sugiono di Tangerang, Selasa, 9 September 2025.

Sugiono menegaskan, peristiwa ini bukan hanya duka mendalam bagi keluarga, melainkan juga luka bagi Kementerian Luar Negeri.

“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan dan memberikan kepastian hukum atas penanganan kasus yang menimpa almarhum,” katanya.

Jenazah Tiba di Tanah Air

Jenazah Zetro tiba di Indonesia melalui Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa malam setelah diterbangkan dari Peru.

Baca Juga  Presiden Prabowo Mendadak Pulang ke Tanah Air dari KTT ASEAN, Menlu Sugiono: Ada yang Mendesak

Dari bandara, jenazah langsung dibawa dengan ambulans menuju Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto di Jakarta Pusat untuk disemayamkan dan menjalani prosesi keagamaan.

Rencananya, jenazah akan dimakamkan pada Kamis, 11 September 2025, di TPU Sari Mulya, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan.

“Semoga keluarga, terutama istri dan anak almarhum, diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menerima musibah ini,” tambah Sugiono.

Investigasi di Peru

Pihak kepolisian Peru telah menyelesaikan proses autopsi terhadap jenazah Zetro.

KBRI Lima disebut terus melakukan koordinasi intensif dengan aparat Peru untuk mengawal jalannya investigasi, termasuk dengan kejaksaan setempat.

Hingga kini, motif dan identitas pelaku penembakan masih dalam penyelidikan. Pemerintah Indonesia menyatakan akan terus mengawasi perkembangan kasus tersebut dan memastikan proses hukum berjalan transparan.

Sugiono menekankan bahwa peristiwa ini meninggalkan luka mendalam bagi jajaran Kementerian Luar Negeri. Ia berjanji lembaganya akan melakukan evaluasi menyeluruh demi mencegah kasus serupa terulang.

“Semoga kita semua bisa diberi kesabaran, ketabahan, dan kejernihan hati untuk menerima musibah ini sebaik-baiknya,” ucapnya.