Hukum & KriminalNews

Satlantas Polres Nias Temukan 54 Pelanggar dalam 3 Hari Operasi Keselamatan Toba 2024

×

Satlantas Polres Nias Temukan 54 Pelanggar dalam 3 Hari Operasi Keselamatan Toba 2024

Sebarkan artikel ini
Operasi Zebra 2025
Ilustrasi - Personel Satlantas Polres Nias menggelar razia dalam Operasi Keselamatan Toba 2024. Foto: Humas Polres Nias

Ringkasan Berita

  • "Ada 54 pelanggar terjaring dalam razia Operasi Keselamatan Toba 2024 yang kami lakukan dalam tiga hari," kata Kasat …
  • Pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2024 ini bertujuan untuk keselamatan kita bersama bukan mencari-cari kesalahan,"…
  • Dia menjelaskan dominasi pelanggaran oleh pengendara adalah tidak mengenakan helm standar nasional (SNI), berboncenga…

TOPIKSERU.COM, NIAS – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nias menggelar operasi kepatuhan lalu lintas sebagai rangkaian Operasi Keselamatan Toba 2024.

Dalam tiga hari menggelar operasi, puluhan pengendara terjaring razia lantaran melanggar aturan berlalulintas.

“Ada 54 pelanggar terjaring dalam razia Operasi Keselamatan Toba 2024 yang kami lakukan dalam tiga hari,” kata Kasat Lantas Polres Nias AKP Sonahami Lase, Jumat (15/3).

Dia menjelaskan dominasi pelanggaran oleh pengendara adalah tidak mengenakan helm standar nasional (SNI), berboncengan lebih dari satu orang, melawan arus.

Selanjutnya, pelanggaran yang masih terjadi adalah penggunaan knalpot brong dan pelanggaran rambu-rambu kelebihan muatan (overloading) dan pelanggaran dimensi kendaraan yang tidak sesuai standar pabrik dan aturan lalu lintas (over dimension).

Baca Juga  Basarnas dan Brimob Polda Sumut Evakuasi Nelayan yang Hanyut di Perairan Nias

“Kami juga melakukan penindakan dengan menahan 34 unit kendaraan, menilang 20 pelanggar,” ujar AKP Sonahami Lase.

Dia merinci dari total pelanggaran 40 di antaranya adalah kasus tidak menggunaka helm SNI, melawan arus 11 kasus, dan knalpot brong tiga kasus.

AKP Sonahami hingga hari ketiga operasi Satlantas Polres Nias belum menemukan kasus kecelakaan lalu lintas.

Dia memastikan operasi ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat pengguna jalan raya bila perjalanannya terganggu selama operasi berlangsung. Pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2024 ini bertujuan untuk keselamatan kita bersama bukan mencari-cari kesalahan,” pungkasnya.(cr1/Topikseru)