BursaEkonomi dan Bisnis

Harga Emas Spot Terkoreksi 0,25% Bersandar di Level US$3.686,40 Per Ons Troi

×

Harga Emas Spot Terkoreksi 0,25% Bersandar di Level US$3.686,40 Per Ons Troi

Sebarkan artikel ini
Harga Emas
harga emas spot terkoreksi untuk pengiriman Desember 2025 di Commodity Exchange ada di US$ 3.677,30 per ons troi, turun 0,25% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 3.686,40 per ons troi.

Ringkasan Berita

  • Senin (15/9/2025) harga emas spot terkoreksi untuk pengiriman Desember 2025 di Commodity Exchange ada di US$ 3.677,30…
  • Mengutip Bloomberg, para pedagang memperkirakan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kebijakan…
  • "Angka-angka makroekonomi kemungkinan akan menggantikan berita utama terkait tarif," kata analis ANZ Group Holdings D…

Topikseru.com – Pada perdagangan awal pekan ini. Senin (15/9/2025) harga emas spot terkoreksi untuk pengiriman Desember 2025 di Commodity Exchange ada di US$ 3.677,30 per ons troi, turun 0,25% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 3.686,40 per ons troi.

Harga emas terkoreksi namun masih bertahan mendekati rekor tertinginya, karena para pedagang bersiap menyambut pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve yang akan diumumkan pekan ini sebagai petunjuk pemangkasan suku bunga lebih lanjut pada tahun ini.

Baca Juga  Harga Emas Antam Turun Rp12.000 Dibanderol Rp2.074.000 Per Gram di Perdagangan Rabu (10/9/2025)

Mengutip Bloomberg, para pedagang memperkirakan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kebijakan The Fed pekan ini, di tengah melemahnya pasar tenaga kerja. Pasar juga memperkirakan beberapa potensi pemangkasan suku bunga yang akan berlanjut hingga tahun depan.

Ekspektasi tersebut telah melemahkan dolar AS dan mendukung emas. Dolar AS yang lebih lemah membuat logam mulia menjadi lebih terjangkau bagi pemegang mata uang selain dolar AS.

“Angka-angka makroekonomi kemungkinan akan menggantikan berita utama terkait tarif,” kata analis ANZ Group Holdings Daniel Hynes dan Soni Kumari dalam sebuah catatan yang dikutip Bloomberg.

Ini berarti bahwa investor memperhatikan bagamana tarif AS akan mempengaruhi data pertumbuhan ekonomi dan inflasi AS.

Harga emas telah naik hampir 40% sepanjang tahun ini.