Hukum & KriminalNews

Dua Pemotor Diamuk Massa di Kecamatan Sunggal, Satu Tewas

×

Dua Pemotor Diamuk Massa di Kecamatan Sunggal, Satu Tewas

Sebarkan artikel ini
pemotor
Satu dari dua pemotor yang selamat dari amukan massa di Jalan Kapten Sumarsono, Kecamatan Sunggal. (Foto: Istimewa)

Ringkasan Berita

  • Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Jama Kita Purba mengatakan, peristiwa yang dialami dua pemotor tersebut berla…
  • Satu orang tewas sedangkan temannya selamat.
  • Menurut informasi dari korban, lanjut Jama, awalnya kelompok pemuda yang mengendarai sepeda motor itu melintas dari a…

TOPIKSERU.COM, MEDAN – Sejumlah warga menghajar dua pemotor di Jalan Kapten Sumarsono, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Satu orang tewas sedangkan temannya selamat.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Jama Kita Purba mengatakan, peristiwa yang dialami dua pemotor tersebut berlangsung pada Minggu (17/3/2024) sekitar pukul 06.00 WIB.

Menurut informasi dari korban, lanjut Jama, awalnya kelompok pemuda yang mengendarai sepeda motor itu melintas dari arah Helvetia hendak menuju Jalan Kapten Sumarsono.

“Sementara korban yang mengendarai mobil datang dari arah Brayan hendak ke Jalan Kapten Sumarsono. Ketika berpapasan, tiga pria yang mengendarai satu sepeda motor menyerang mobil korban pakai kelewang sebanyak dua kali,” kata Jama kepada wartawan, Senin (18/3/2024).

Baca Juga  3 Geng Motor di Medan Ini Diultimatum Kombes Gidion: Kembali ke Jalan Benar atau Saya Babat!

Jama menjelaskan, pada saat bersamaan tim patroli sedang melintas di lokasi kejadian. Tak berapa lama, para pemotor itu berhamburan melarikan diri. Sementara korban mengejar tiga orang yang menyerang mobilnya ke arah Komplek Graha.

“Pertama warga menangkap dan menghajar satu orang hingga meninggal dunia. Kalau tak salah meninggalnya saat perjalanan ke rumah sakit,” ujarnya.

Sementara, tim patroli bersama satpam komplek Graha yang berada di lokasi berhasil menyelamatkan satu orang dari amukan massa. Selanjutnya tim patroli membawa pria tersebut ke markas komando untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Nah, satu pelaku lagi kabur. Ini sedang kita buru. Kalau kata korban kelompok motor ini ada upaya begal. Tapi masih kami dalami,” katanya.