Ringkasan Berita
- Kluivert Didukung Tetap Jadi Pelatih Dalam survei yang dilakukan pada 9-18 Agustus 2025 di 21 kota barometer sepak bo…
- Mereka menilai Patrick Kluivert dan Erick Thohir layak dipertahankan meski Garuda gagal menembus turnamen dunia terse…
- Profil Survei Jumlah responden: 1.270 suporter Teknik: cluster random sampling Basis: suporter klub Liga 1, Liga 2, d…
Topikseru.com – Menjelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, hasil survei Football Institute mengungkap suara mayoritas suporter timnas Indonesia. Mereka menilai Patrick Kluivert dan Erick Thohir layak dipertahankan meski Garuda gagal menembus turnamen dunia tersebut.
Kluivert Didukung Tetap Jadi Pelatih
Dalam survei yang dilakukan pada 9-18 Agustus 2025 di 21 kota barometer sepak bola Indonesia, 49,06 persen responden menolak Kluivert dipecat bila gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Alasan utama: publik ingin sang pelatih asal Belanda diberi kesempatan kedua sambil melakukan evaluasi, ketimbang federasi buru-buru melakukan pergantian.
Suporter Indonesia Nilai Erick Thohir Layak
Dukungan lebih besar justru ditujukan kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Sebanyak 68,35 persen responden menilai Erick layak bertahan.
Suporter mengapresiasi totalitas dan perkembangan timnas sejak Erick menjabat pada Februari 2023.
Optimisme Jelang Lawan Arab Saudi dan Irak
Indonesia dijadwalkan menghadapi Arab Saudi dan Irak di King Abdullah Sports City, Jeddah, pada putaran keempat kualifikasi. Meski laga digelar di markas lawan, 64,80 persen suporter tetap yakin Indonesia bisa lolos.
Menariknya, ketika ditanya soal kemungkinan tuan rumah tak netral atau melakukan kecurangan, 46,38 persen responden menjawab “biasa saja” alias tidak terlalu khawatir.
Keyakinan Meski Tanpa Ole Romeny
Cedera striker naturalisasi Ole Romeny sempat memunculkan keraguan, tetapi mayoritas fans masih percaya diri. 63,15 persen responden yakin timnas Indonesia tetap mampu bersaing meski tanpa sang bomber.
Profil Survei
- Jumlah responden: 1.270 suporter
- Teknik: cluster random sampling
- Basis: suporter klub Liga 1, Liga 2, dan timnas
- Lokasi: 21 kota barometer sepak bola nasional
- Usia dominan: 25–34 tahun (55,7 persen)













