Nasional

Profil Anggito Abimanyu, Wakil Menkeu yang Terpilih Sebagai Ketua LPS

×

Profil Anggito Abimanyu, Wakil Menkeu yang Terpilih Sebagai Ketua LPS

Sebarkan artikel ini
Anggito Abimanyu
Ketua DK Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu saat ditemui seusai menjalani fot and proper tes di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (22/09/2025). Foto: Antara

Topikseru.com – Nama Anggito Abimanyu kembali mencuri perhatian publik setelah terpilih sebagai Ketua Dewan Komisioner (DK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2025- 2030 berdasarkan keputusan Komisi XI DPR RI setelah melalui uji kelayakan dan kepatutan

Wakil Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029. Sosok yang dikenal sebagai ekonom UGM ini lahir di Bogor, 19 Februari 1963, dan meniti karier panjang di bidang akademik maupun birokrasi sebelum dipercaya Presiden mendampingi Menteri Keuangan dalam mengelola kebijakan fiskal nasional.

Jejak Pendidikan dan Karier Akademik

Sejak muda, Anggito dikenal gemar belajar tentang ekonomi. Setelah menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM), ia meraih gelar Sarjana Ekonomi pada 1985.

Perjalanannya berlanjut ke Amerika Serikat, tepatnya University of Pennsylvania, Philadelphia, di mana ia meraih gelar Magister hingga Doktor (Ph.D.) dalam bidang ekonomi dengan fokus pada keuangan publik dan kebijakan fiskal.

Usai kembali ke Indonesia, Anggito mengabdikan diri sebagai dosen di FEB UGM. Tak hanya itu, kiprahnya dalam kebijakan ekonomi membuatnya sering diundang sebagai narasumber di berbagai forum akademik maupun pemerintahan.

Karier di Pemerintahan dan Lembaga Keuangan

Nama Anggito mulai dikenal luas ketika dipercaya menjabat Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan pada periode 2005-2010. Di masa itu, ia berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi Indonesia di tengah gejolak ekonomi global.

Pada 2012, Anggito masuk ke Kementerian Agama sebagai Direktur Jenderal Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Di sana, ia bertanggung jawab mengelola keuangan haji sekaligus mendorong perbaikan layanan untuk jutaan jemaah.

Dedikasinya kemudian berlanjut saat menjabat Komisaris Bank BRI Syariah (2015-2017), sebelum dipercaya memimpin Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) pada 2017-2022.

Di BPKH, Anggito memastikan dana haji dikelola amanah, transparan, dan berkelanjutan. Ia juga mendorong investasi dana haji agar memberi manfaat maksimal bagi calon jemaah.

Kembali ke Akademik dan Peran di UGM

Setelah menuntaskan tugasnya di BPKH, Anggito kembali aktif di UGM. Pada 2022, ia dipercaya sebagai Ketua Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi UGM. Ia mengampu mata kuliah seputar ekonomi energi, keuangan publik, dan keuangan syariah, serta aktif meneliti isu-isu terkini.

Baca Juga  Kantor DPRD Makassar Ludes Terbakar, Satu Pejabat Kecamatan Tewas Lompat dari Lantai 4

Sebagai akademisi, ia konsisten mengembangkan ekonomi syariah Indonesia sekaligus mengkritisi kebijakan fiskal dengan perspektif pro-rakyat.

Wakil Menteri Keuangan 2024-2029

Pada 21 Oktober 2024, Anggito resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan. Tugas barunya menuntut peran strategis dalam mendukung kebijakan fiskal pro-rakyat, menjaga stabilitas ekonomi, dan memastikan pengelolaan anggaran negara selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-16: perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh.

Pengalaman panjang Anggito di bidang kebijakan fiskal, keuangan syariah, dan manajemen dana publik diyakini menjadi modal penting bagi pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Terpilih Ketua LPS

Anggito Abimanyu resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Komisioner (DK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2025-2030.

Penetapan ini dilakukan oleh Komisi XI DPR RI setelah Anggito bersama empat calon lainnya menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di Jakarta, Senin (22/9/2025) malam.

“Komisi XI DPR RI telah memilih secara musyawarah dan mufakat untuk menetapkan anggota Dewan Komisioner LPS. Anggito Abimanyu ditetapkan sebagai Ketua DK LPS,” ujar Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun.

Selain Anggito, DPR juga menetapkan sejumlah nama lain untuk periode 2025-2030. Farid Azhar Nasution dipercaya sebagai Wakil Ketua DK LPS. Doddy Zulverdi ditetapkan sebagai Anggota DK bidang Program Penjaminan dan Resolusi Bank, sementara Ferdinan Dwikoraja Purba ditunjuk sebagai Anggota DK bidang Program Penjaminan Polis.

Proses Uji Kelayakan dan Kepatutan

Sebelumnya, lima calon anggota DK LPS menjalani uji kepatutan sejak pukul 18.30 WIB hingga 22.00 WIB. Mereka adalah Dwityapoetra Soeyasa Besar, Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan dan Statistik LPS; Muhammad Iman Nuril Hidayat Budi Pinuji, anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan; Agresius R Kardiman, Direktur Kepatuhan Bank CCB Indonesia; Ferdinan Purba, Komisaris Asuransi Jasa Tania; serta Anggito Abimanyu yang kini menjabat Wakil Menteri Keuangan.

Misbakhun menegaskan, keputusan tersebut akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan.

“Apa yang menjadi mandat pimpinan DPR kepada Komisi XI dalam menyelesaikan fit and proper test anggota DK LPS telah dijalankan,” katanya.