Ringkasan Berita
- Sekitar pukul 03.43 WIB, Jonas Silaban terbangun bukan karena suara motor atau alarm, melainkan oleh sesosok pria asi…
- Banyak yang menyeret nama mitos legendaris pencuri “super” era 2000-an, yakni Kolor Ijo.
- Targetnya bukan uang, bukan motor, melainkan tabung gas LPG yang diletakkan di depan pintu rumah.
Topikseru.com – Dini hari di Jalan Pelita Nomor 52, Kecamatan Medan Perjuangan, bukan hanya sunyi, tetapi juga aneh. Sekitar pukul 03.43 WIB, Jonas Silaban terbangun bukan karena suara motor atau alarm, melainkan oleh sesosok pria asing yang memanjat pagar rumahnya hanya dengan celana dalam.
Targetnya bukan uang, bukan motor, melainkan tabung gas LPG yang diletakkan di depan pintu rumah.
“Dia langsung panjat pagar, enggak lihat ada anjing di depan. Pas sadar, langsung kabur,” ujar Jonas, masih tidak habis pikir saat ditemui Jumat pagi (3/10/2025).
Yang membuatnya makin bingung, pelaku ternyata tidak sendirian. Temannya berada di luar pagar, memakai hoodie. Sementara si eksekutor, nekat masuk tanpa busana lengkap.
Bukan Kejadian Pertama, Warga Mulai Resah
Jonas mengaku lingkungan mereka memang sedang rawan. Dalam satu bulan terakhir, sudah beberapa warga kehilangan barang:
- Ban mobil
- Becak motor
- Tabung gas
“Makanya begitu dengar suara dan lihat gerakan, saya langsung cek. Tapi enggak kepikiran bakal modelnya begitu,” katanya sambil geleng-geleng.
Dunia Maya Gempar: “Kolor Ijo Balik Lagi?”
Begitu rekaman dan foto peristiwa beredar di media sosial, komentar warganet langsung pecah. Banyak yang menyeret nama mitos legendaris pencuri “super” era 2000-an, yakni Kolor Ijo.
Komentar bermunculan:
“Kolor Ijo itu.” – akun @aw****
“Lagi musim kah begini?”
“Medan dikepung maling setengah jadi.”
Tapi tak sedikit yang menyoroti sisi seriusnya, yakni jam kriminal makin terprediksi, tapi makin sering terjadi.
Salah satu netizen menulis,
“Jam 3 sampai 4 pagi tuh jam rawan. Kaca mobilku diambil juga minggu lalu jam 03.55. Ini pasti gengnya model celana dalam itu.”
Di Tengah Kelucuan, Ada Alarm Bahaya
Fenomena unik seperti ini memang cepat viral, tapi pesannya jelas, warga butuh rasa aman.
Lingkungan padat seperti Medan Perjuangan kini dituntut lebih siaga. Jam 3–4 pagi menjadi “jam operasi” favorit pencuri.
Kejadian dengan atribut tak biasa mungkin mengundang tawa, tapi fakta soal keamanan tetap jadi sorotan utama.








