DaerahNews

AKBP Revi Nurvelani: Jangan Percaya Calo, Pasti Penipuan!

×

AKBP Revi Nurvelani: Jangan Percaya Calo, Pasti Penipuan!

Sebarkan artikel ini
Polres Asahan
Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani

Ringkasan Berita

  • Mantan Kasubdit Jatanras Polda Sumut ini mengatakan oknum calo selalu memanfaatkan keinginan orangtua yang berharap a…
  • Dia menjelaskan modus operandi para pelaku biasanya mengaku memiliki orang dekat di Mabes Polri atau dengan istilah "…
  • Dia menegaskan masuk menjadi anggota Polri itu gratis dan murni.

TOPIKSERU.COM, NIAS – Kapolres Nias AKBP Revi Nurvelani mengimbau masyarakat agar tidak percaya dengan calo yang mengaku bisa meluluskan anggota Polri. Dia menegaskan masuk menjadi anggota Polri itu gratis dan murni.

Mantan Kasubdit Jatanras Polda Sumut ini mengatakan oknum calo selalu memanfaatkan keinginan orangtua yang berharap anaknya menjadi anggota Polri.

“Masyarakat janga percaya karena hal tersebut terindikasi penipuan. Sudah banyak yang menjadi korban,” kata AKBP Revi Nurvelani, Sabtu (30/3).

Oleh sebab itu, lanjut AKBP Revi, kepada masyarakat di wilayah hukum Polres Nias agar tidak mudah percaya kepada oknum yang mengaku bisa mengurus dan meluluskan tes masuk Polri.

Dia menjelaskan modus operandi para pelaku biasanya mengaku memiliki orang dekat di Mabes Polri atau dengan istilah “orang dalam” di panitia seleksi.

“Itu semua hanya akal bulus para oknum pelaku untuk melancarkan aksinya untuk meminta uang,” ujar AKBP Revi.

Baca Juga  Polri Kirim 4,4 Ton Logistik Tambahan untuk Tanggap Darurat Bencana di Sumatera Utara

Suami Ny Rani Revi ini menyebut bahwa rekrutmen anggota Polri di semua tingkatan berjalan dengan transparan, objektif dan tanpa pungutan biaya.

Selain itu, lanjut AKBP Revi, rekrutmen anggota Polri mendapat pengawasan oleh Asistensi SDM Polri secara internal dan eksternal.

“Bila orangtua menginginkan anaknya menjadi anggota Polri baik Akpol, bintara dan tamtama, lebih baik mendorong agar anak menyiapkan diri dengan berlatih yang sungguh-sungguh,” kata AKBP Revi.

Revi mengatakan ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum mengikuti tes seperti mengikuti bimbel psicology, bimbel akademik, dan latihan jasmani.

Mantan Kapolsek Medan Kota ini mengatakan hal yang tidak kalah penting orangtua harus memastikan kepada sang anak kesungguhannya mengikuti tes.

“Orangtua perlu menanyakan niat anak mengikuti tes, apakah benar-benar menginginkan menjadi anggota Polri atau hanya ikut-ikutan, karena hal itu sangat berpengaruh terhadap psicology sang anak,” ujar Revi.

“Tugas menjadi anggota Polri itu tidak semudah dan seindah yang banyak orang bayangkan. Tetapi kalau menjadi anggota Polri karena panggilan hati, maka seberat apa pun tugas akan menjadi kebanggaan dan motivasi,” pungkasnya.(cr1/topikseru)