Daerah

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang di Sumut, Waspada Banjir dan Longsor

×

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang di Sumut, Waspada Banjir dan Longsor

Sebarkan artikel ini
prakiraan cuaca Sumatera Utara
Ilustrasi - BMKG menyampaikan peringatan dini cuaca di wilayah Sumatera Utara (Sumut)

Ringkasan Berita

  • Arah angin diperkirakan bertiup dari Selatan hingga Barat Daya dengan kecepatan 3-7 km per jam.
  • Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi disertai petir dan angin kencang diperkirakan mengguyur s…
  • Prakirawan BBMKG Wilayah I, Nency Tambunan, menegaskan fenomena ini dapat memicu bencana hidrometeorologi.

Topikseru.com – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I mengimbau masyarakat Sumatera Utara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem pada Minggu (12/10).

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi disertai petir dan angin kencang diperkirakan mengguyur sejumlah wilayah di Sumut.

Prakirawan BBMKG Wilayah I, Nency Tambunan, menegaskan fenomena ini dapat memicu bencana hidrometeorologi.

“Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan banjir dan tanah longsor. Kami imbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba,” ujar Nency di Medan, Sabtu (11/10).

Baca Juga  Janji Bobby Nasution Ditagih, Jalan di Medan Ini Rusak Parah

Wilayah Berpotensi Hujan Lebat

Pagi hari: sebagian besar wilayah berawan, hujan ringan diperkirakan terjadi di Asahan, Labuhan Batu, Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu Utara, dan Nias Utara.

Siang hingga sore: hujan ringan hingga lebat berpotensi melanda sejumlah daerah, terutama Padang Lawas Utara dan Tapanuli Selatan.

  • Malam hari: kondisi umumnya berawan, dengan potensi hujan lebat di Labuhan Batu Utara.
  • Dini hari: hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah.

Suhu dan Angin

BBMKG memprediksi suhu udara berkisar 13–35 derajat Celsius dengan kelembapan 72-98 persen. Arah angin diperkirakan bertiup dari Selatan hingga Barat Daya dengan kecepatan 3-7 km per jam.

Kondisi ini menjadi alarm dini bagi masyarakat, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor.

Peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan perlu dilakukan untuk meminimalisasi risiko kerugian akibat cuaca ekstrem.