Ringkasan Berita
- Menurut Ita, strategi bisnisnya sederhana: fokus pada sayuran, namun tetap menambahkan item populer lain seperti ayam…
- Fenomena ini ikut dimanfaatkan sejumlah pedagang sayuran di Pasar Pringgan, Kecamatan Medan Baru, untuk mendongkrak o…
- Salah satunya Ita, pemilik toko online Ita Sayur, yang mengaku omzet dagangannya naik signifikan sejak aktif berjuala…
Topikseru.com – Tren belanja kebutuhan pokok lewat layanan e-commerce kini makin digemari masyarakat Kota Medan. Fenomena ini ikut dimanfaatkan sejumlah pedagang sayuran di Pasar Pringgan, Kecamatan Medan Baru, untuk mendongkrak omzet penjualan.
Salah satunya Ita, pemilik toko online Ita Sayur, yang mengaku omzet dagangannya naik signifikan sejak aktif berjualan melalui platform digital.
“Hari ini lumayan bagus penjualan, sampai siang sudah tembus Rp1.300.000. Setelah dipotong biaya layanan, bersihnya sekitar Rp1,1 juta,” kata Ita kepada Topikseru.com, Selasa (14/10/2025).
Menurut Ita, strategi bisnisnya sederhana: fokus pada sayuran, namun tetap menambahkan item populer lain seperti ayam dan ikan dengan margin 10 persen dari harga pedagang lain. Hasilnya, dagangan lebih lengkap dan menarik pembeli daring.
Penjualan Konvensional Sepi, Online Lebih Menjanjikan
Ita mengakui penjualan konvensional di lapak pasar tak sebesar lewat aplikasi. “Kalau jualan langsung di sini sepi, justru lewat e-commerce lah penjualanku bisa tembus Rp 1,3 juta,” ujarnya.
Sementara Jane, pelanggan setia layanan e-commerce sejak 2022, mengaku sangat terbantu.
“Buat aku yang nggak punya kendaraan, belanja online sangat membantu. Memang harga lebih mahal, tapi promo-promo bikin tetap worth it,” katanya.
Jane juga memberikan data pembelian terakhirnya kepada topikseru.com pada Selasa (14/10/2025).
bawang merah | 20.000/250 gram |
cabai merah | 20.000/250 gram |
cabai hijau | 10.000/100 gram |
ayam potong | 57.000/kg |
kol organik | 10.000/500 gram |
lengkuas parut | 10.000/100 gram |
dll. |













