Ringkasan Berita
- Di Jepang, pemerintah bahkan sudah menyatakan status epidemi nasional influenza, sementara di Malaysia, lebih dari 6 …
- Namun, bagaimana dengan Indonesia, khususnya Sumatera Utara?
- "Karena ini skala internasional, biasanya di Pulau Jawa yang banyak terpapar dahulu, di sana pusat bisnis dan banyak …
Topikseru.com – Wabah influenza tengah jadi sorotan dunia. Di Jepang, pemerintah bahkan sudah menyatakan status epidemi nasional influenza, sementara di Malaysia, lebih dari 6 ribu siswa terinfeksi influenza hingga sekolah-sekolah terpaksa diliburkan.
Namun, bagaimana dengan Indonesia, khususnya Sumatera Utara?
Humas Dinas Kesehatan Sumut, Jamaludin Manik, memastikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan kasus influenza di wilayah Sumut.
“Terkait data yang terpapar influenza, sampai saat ini belum ada,” kata Jamaludin saat ditemui di Kantor Dinkes Sumut, Jalan HM Yamin, Medan Timur, Jumat (17/10/2025).
Jawa Jadi Pusat Rawan Masuknya Virus
Jamaludin menjelaskan, bila mengacu pada pola sebaran internasional, virus biasanya lebih dulu muncul di kota-kota besar di Pulau Jawa.
“Karena ini skala internasional, biasanya di Pulau Jawa yang banyak terpapar dahulu, di sana pusat bisnis dan banyak kunjungan dari luar negeri,” jelasnya.
Upaya Preventif Masih Tunggu Arahan Kemenkes
Meski kondisi Sumut masih aman, Dinkes mengaku masih menunggu edaran dan koordinasi resmi dari Kementerian Kesehatan terkait langkah preventif menghadapi potensi penyebaran influenza ini.
“Yang jelas saat ini belum ada arahan aktif terhadap kasus tersebut,” pungkas Jamaludin.
Influenza Jepang dan Malaysia Jadi Alarm Dini
Kasus melonjaknya influenza di Jepang dan Malaysia jadi alarm dini bagi Indonesia. Dengan mobilitas tinggi dan interaksi global yang intens, potensi masuknya influenza ke tanah air tetap harus diwaspadai.
Masyarakat diimbau untuk menjaga pola hidup sehat, memperkuat imunitas, serta segera memeriksakan diri jika mengalami gejala mirip influenza seperti demam tinggi, batuk, pilek, dan nyeri otot.







