DaerahNews

REI Sumut Menargetkan Bangun 20 Ribu Rumah Subsidi di Sumut

×

REI Sumut Menargetkan Bangun 20 Ribu Rumah Subsidi di Sumut

Sebarkan artikel ini
Rumah Subsidi
REI Sumut menargetkan pembangunan 20.000 unit rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Sumatera Utara tahun ini. Foto: Antara

Ringkasan Berita

  • Ketua REI Sumut Andi Atmoko mengatakan pembangunan rumah subsidi itu akan berfokus di wilayah Kabupaten Deli Serdang,…
  • "Pada kuartal I 2024 kami akan merealisasikan 3.000 lebih rumah subsidi di Sumatera Utara," kata Andi Atmoko, Jumat (…
  • Menurutnya, seluruh wilayah Kabupaten Deli Serdang yang berbatasan dengan Ibu Kota Provinsi Sumut sedang gencar pemba…

TOPIKSERU.COM, MEDAN – Real Estate Indonesia (REI) Sumatera Utara (Sumut) menargetkan akan membangun 20.000 unit rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Sumatera Utara tahun ini.

Ketua REI Sumut Andi Atmoko mengatakan pembangunan rumah subsidi itu akan berfokus di wilayah Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

“Pada kuartal I 2024 kami akan merealisasikan 3.000 lebih rumah subsidi di Sumatera Utara,” kata Andi Atmoko, Jumat (10/5).

Andi Atmoko menjelaskan pemilihan Deli Serdang sebagai lokasi pembangunan rumah subsidi berdasarkan pertimbangan harga tanah yang masih terjangkau.

Faktor lain, lanjutnya, karena ketersediaan lahan, minat beli masih tinggi, dan populasi penduduk yang cukup besar.

“(Kota) Medan tidak lagi, karena harga tanah enggak mungkin untuk rumah subsidi. Jadi, sekitar 50 persen rumah subsidi di Sumut itu berada di Kabupaten Deli Serdang,” ujar Moko, sapaan karibnya.

Baca Juga  Fakta Baru Sidang Korupsi PUPR Sumut: Bendahara UPTD Akui Terima Uang Kontraktor atas Perintah Atasan

Menurutnya, seluruh wilayah Kabupaten Deli Serdang yang berbatasan dengan Ibu Kota Provinsi Sumut sedang gencar pembangunan rumah subsidi oleh pengembang.

Moko menyebut Kabupaten Deli Serdang merupakan wilayah terbesar pembangunan rumah subsidi.

Selanjutnya, disusul Kota Pematangsiantar, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Asahan dan Kabupaten Labuhan Batu.

“Di Deli Serdang saja sebenarnya, kami sudah hampir kehabisan lahan. Memang, ada lahan tidur, tetapi sebenarnya lahan kami itu banyak berada di empat penjuru mata angin,” kata Atmoko.

Dia mengatakan empat penjuru mata angin tersebut, yakni wilayah Sunggal, Hamparan Perak, Batang Kuis, Tanjung Morawa, Deli Tua, Patumbak, Namorambe dan Pancur Batu.

Pemerintah melalui Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan akan mengalokasikan dana bantuan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp 13,72 triliun tahun ini.

“Pada tahun ini, pemerintah mengalokasikan dana bantuan pembiayaan FLPP sebesar Rp13,72 triliun untuk 166.000 unit rumah,” ujar Basuki, di Jakarta, Rabu (28/2).(antara/topikseru)