BursaEkonomi dan Bisnis

Harga Bitcoin (BTC) Turun 0,54% Bersandar di Level US$ 105.000 Per Koin

×

Harga Bitcoin (BTC) Turun 0,54% Bersandar di Level US$ 105.000 Per Koin

Sebarkan artikel ini
Harga Bitcoin
Harga Bitcoin (BTC) berada di level US$ 105.000. Mengutip Coin Market Cap Selasa (11/11) pukul 12.02 WIB, harga Bitcoin berada di level US$ 105.660, menurun 0,54% dalam 24 jam terakhir dan terkoreksi 0,91% dalam sepekan terakhir.

Topikseru.om – Pada perdagangan Selasa (11/11/2025)  Harga Bitcoin (BTC) berada di level US$ 105.000. Mengutip Coin Market Cap Selasa (11/11) pukul 12.02 WIB, harga Bitcoin berada di level US$ 105.660, menurun 0,54% dalam 24 jam terakhir dan terkoreksi 0,91% dalam sepekan terakhir.

“Kami terus melihat para investor Bitcoin melakukan aksi jual, meraih keuntungan yang memang layak di atas US$ 100.000. Namun, melihat perkembangan dunia aset makro minggu ini, tidak ada yang perlu dikhawatirkan secara material,” ujar David Brickell, Analis Pasar London Crypto Club, dikutip dari Coin Market Cap, Selasa (11/11/2025).

Mengutip Coin Market Cap, Bitcoin melonjak melampaui US$ 106.000 pada 10 November 2025. Hal itu disebabkan oleh volatilitas pasar yang intens dan rebound dalam pembelian institusional dan ritel.

Baca Juga  Harga Bitcoin (BTC) Merosot 3,08% Bertengger di Level USD 102.791,81 Atau Rp1,71 Miliar Per Koin

Pergerakan harga ini terutama dipengaruhi oleh kemajuan dalam diskusi penutupan pemerintah AS.

Lonjakan ini mencerminkan kepercayaan terhadap Bitcoin sebagai aset safe haven di tengah perbaikan makroekonomi, yang memengaruhi likuidasi, pergerakan lintas aset, dan volume perdagangan yang substansial.

Volatilitas Bitcoin mencerminkan perannya sebagai barometer pasar. Pergerakan ini menegaskan statusnya sebagai aset kripto terkemuka, yang memengaruhi token berkorelasi seperti Ethereum dan Solana.

Hasil potensial dari lonjakan ini dapat mencakup adopsi institusional yang berkelanjutan dan pengawasan regulasi.

Para analis menarik persamaan dari siklus sebelumnya, menegaskan bahwa volatilitas pasar dapat memacu kemajuan teknologi dan minat investor yang berkelanjutan.