Topikseru.com – Pada awal pekan ini (17/11/2025) harga bitcoin sempat diperdagangkan di kisaran $95.000 setelah mengalami penurunan bertahap yang menghapus keuntungan sebelumnya dan mendorong mata uang kripto terbesar ini mendekati level psikologis yang penting.
Pasar kini menanti langkah tegas dari para investor, yang akan menjadi penentu apakah BTC akan kembali menguat atau justru melanjutkan tren penurunannya dalam beberapa hari ke depan.
Lalu, bagaimana pergerakan harga Bitcoin hari ini?
Pada 18 November 2025, harga Bitcoin tercatat berada di level $91,313 atau setara dengan Rp1.536.064.595, mengalami penurunan 3,29% dalam 24 jam terakhir.
Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.529.556.615 dan harga tertingginya di Rp 1.612.137.968.
Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp30.436 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang naik 33% menjadi Rp1.665 triliun.
Bitcoin Mengalami Divergensi Bearish
Dominasi Bitcoin (Bitcoin dominance) telah menurun selama beberapa minggu terakhir, menciptakan divergensi bearish yang jelas dengan indikator Stochastic RSI. Saat ini, dominasi Bitcoin berada di angka 59,37%, turun dari 65,71% pada bulan Juni.
Pada saat yang sama, Stoch RSI menunjukkan sinyal bearish crossover ketika garis D bergerak di atas garis K, mengindikasikan pergeseran kekuatan pasar.
Divergensi ini, ditambah dengan RSI yang sebelumnya sudah memasuki wilayah overbought (jenuh beli), menunjukkan melemahnya momentum bullish. Secara historis, kondisi seperti ini sering kali mendahului pembalikan harga atau koreksi signifikan.
Dengan dominasi yang terus melemah dan momentum yang melambat, para trader kini menghadapi ketidakpastian yang lebih besar mengenai kemampuan Bitcoin untuk mempertahankan level support saat ini.
Selain itu, skor MVRV Z-Score Bitcoin telah turun ke level terendah dalam 14 bulan terakhir, yang mengindikasikan bahwa aset ini dinilai undervalued (di bawah nilai wajarnya) dibandingkan dengan rata-rata historis.
Metrik ini digunakan untuk menilai apakah Bitcoin diperdagangkan di atas atau di bawah nilai wajarnya.
Saat ini, indikator tersebut menunjukkan bahwa BTC berada dalam zona undervalued yang kuat, yang dalam sejarahnya sering menjadi pertanda fase akumulasi besar.
Ketika MVRV Z-Score mencapai titik rendah seperti ini, investor jangka panjang biasanya mulai melakukan akumulasi. Pola perilaku ini mendukung potensi pemulihan harga seiring masuknya permintaan baru ke pasar.
Jika akumulasi meningkat di level saat ini, Bitcoin berpeluang memperoleh kembali momentum untuk menstabilkan harga dan membalikkan tren penurunan terbaru.
Apakah Harga Bitcoin Bisa Berbalik Naik?
Bitcoin sempat diperdagangkan di angka $95.040 pada 17 November, berada di sekitar level psikologis yang krusial. Penurunan harga semakin tajam setelah BTC menembus pola head and shoulders pada pekan lalu — sebuah sinyal teknikal yang memperkuat ekspektasi bearish di pasar.
Pola head and shoulders ini mengindikasikan potensi penurunan sebesar 13,6%, dengan target harga di sekitar $89.407.
Jika sentimen bearish terus mendominasi, Bitcoin berisiko turun ke kisaran $90.000 dan berlanjut hingga mencapai target tersebut.
Faktor-faktor seperti menurunnya dominasi Bitcoin dan munculnya sinyal bearish crossover semakin memperkuat skenario penurunan ini.
Namun, jika investor mulai masuk dan melakukan akumulasi di level harga yang dianggap undervalued, Bitcoin berpotensi untuk bangkit kembali menuju $100.000.
Pemulihan yang sukses bisa membatalkan skenario bearish dan memicu pembalikan tren, dengan kemungkinan harga bergerak mendekati $105.000. Gerakan ini juga akan menggugurkan validitas pola head and shoulders tersebut.
*Disclaimer: Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: BeInCrypto. Bitcoin Slides Toward $95,000, Long-Term Metrics Say ‘Undervalued’ Diakses pada 18 November 2025












