DaerahNews

Dua Wisatawan Asal Medan Tewas Tenggelam di Lau Penda

×

Dua Wisatawan Asal Medan Tewas Tenggelam di Lau Penda

Sebarkan artikel ini

Ringkasan Berita

  • Kepala Kantor Basarnas Medan Mustari mengatakan tim menemukan kedua jenazah korban pada Sabtu (1/6) setelah dua jam m…
  • "Kedua jasad korban yang merupakan warga Medan tersebut ditemukan dengan cara penyelaman dengan kedalaman 3-5 meter,"…
  • Mustari mengatakan personel siaga menerima informasi sekitar pukul 16.35 WIB dan langsung menerjunkan satu tim person…

TOPIKSERU.COM, DELI SERDANG – Tim SAR gabungan menemukan jenazah dua wisatawan asal Kota Medan yang tenggelam di pemandian alam Lau Penda, Desa Kwala Lau Bicik, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kepala Kantor Basarnas Medan Mustari mengatakan tim menemukan kedua jenazah korban pada Sabtu (1/6) setelah dua jam melakukan pencarian.

“Kedua jasad korban yang merupakan warga Medan tersebut ditemukan dengan cara penyelaman dengan kedalaman 3-5 meter,” kata Mustari dalam keterangan tertulis.

Mustari mengatakan personel siaga menerima informasi sekitar pukul 16.35 WIB dan langsung menerjunkan satu tim personel rescuer untuk melakukan pencarian.

Tim rescuer membawa sejumlah perlengkapan seperti perahu karet, alat selam dan alat pendeteksi sonar di bawah air, yaitu Aqua Eyes.

Baca Juga  Bocah yang Terseret Arus Aek Simbolon Dairi Ditemukan Meninggal Dunia

“Sebelum melakukan pencarian, tim berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan saksi yang mengetahui kejadian. Selanjutnya tim melakukan assesment dengan menggunakan Aqua Eyes untuk mendeteksi sonar bawah air,” ujar Mustari.

Dia mengatakan setelah melakukan assesment, dua penyelam Rescuer Basarnas Medan melakukan penyelaman di lokasi korban tenggelam.

Pada pukul 18.24 WIB penyelam menemukan jasad korban Toni (30). Tak berselang lama sekira pukul 18.55 WIB tim SAR menemukan korban Reza (25) yang berjarak tidak jauh dari lokasi korban pertama.

“Tim SAR gabungan telah mengevakuasi korban dan telah menyerahkan kepada keluarga,” kata Mustari.

Mustari menyampaikan berdasarkan informasi yang mereka terima peristiwa tenggelamnya dua wisawatan ini bermula pada Sabtu siang saat korban dan teman-temannya mendatangi pemandian alam tersebut.

Namun, pada pukul 14.45 WIB korban Reza melompat dan berusaha berenang melawan arus sungai. Diduga kelelahan, korban hanyut terseret sungai.

Korban Toni yang mengetahui Reza hanyut berupaya menolong dengan berenang menghampiri. Nahas, keduanya terbawa arus sungai dan tenggelam.(Cr1/topikseru.com)