Ringkasan Berita
- Ribuan rumah warga di belasan kecamatan kini berada dalam genangan air dengan ketinggian mencapai lebih dari satu meter.
- Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Deli Serdang, H.
- 96 Titik Banjir di Deli Serdang, Air Capai Lebih dari 1 Meter BPBD mencatat 96 titik banjir tersebar di berbagai keca…
Topikseru.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, sejak Rabu (26/11/2025) malam membuat puluhan titik terendam banjir pada Kamis (27/11/2025). Ribuan rumah warga di belasan kecamatan kini berada dalam genangan air dengan ketinggian mencapai lebih dari satu meter.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Deli Serdang, H. Mukti Ali Harahap, menyampaikan bahwa banjir kali ini merupakan salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
“Data sementara mencatat ada 34.790 rumah terendam banjir, dengan total 143.323 jiwa terdampak. Jumlah kepala keluarga sebanyak 37.881,” kata Mukti kepada Topikseru.com.
Belasan Kecamatan Terendam Banjir
Menurut data BPBD, banjir melanda sedikitnya 14 kecamatan, yakni:
- Tanjung Morawa
- Patumbak
- Beringin
- Delitua
- Percut Sei Tuan
- Galang
- Bangun Purba
- Pagar Merbau
- Namorambe
- Pantai Labu
- Lubukpakam
- Hamparan Perak
- Batang Kuis
- Sunggal
Satu warga di Kecamatan Sunggal dilaporkan meninggal dunia akibat terdampak banjir.
“Ada satu korban jiwa di Sunggal yang dinyatakan meninggal dunia,” ujar Mukti.
96 Titik Banjir di Deli Serdang, Air Capai Lebih dari 1 Meter
BPBD mencatat 96 titik banjir tersebar di berbagai kecamatan. Ketinggian air bervariasi antara 20 sentimeter hingga lebih dari 1 meter, terutama di wilayah:
- Percut Sei Tuan
- Sunggal
- Hamparan Perak
- Patumbak
- Tanjung Morawa
“Beberapa titik terparah memiliki ketinggian air di atas satu meter. Kondisinya juga terus berubah mengikuti curah hujan dan aliran sungai,” jelasnya.
Evakuasi Warga Masih Berlangsung
Petugas BPBD bersama TNI–Polri terus melakukan evakuasi, terutama warga yang masih terjebak di dalam rumah masing-masing karena air yang belum surut.
“Evakuasi terus dilakukan. Kami bersama personel TNI dan Polri masih bergerak dari titik ke titik untuk menolong warga,” ujar Mukti.
Hingga siang ini, sejumlah wilayah masih belum dapat dijangkau menggunakan kendaraan darat karena arus air cukup deras dan jalanan tergenang tinggi.













