Topikseru.com – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mendesak Pertamina Patra Niaga segera mengatasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) pascabencana banjir bandang dan tanah longsor.
Wakil Sekretaris Jenderal PB HMI, Alwi Hasbi Silalahi, menilai ketersediaan BBM menjadi faktor penting dalam pemulihan berbagai sektor setelah bencana melanda.
“Pertamina harus menjamin ketersediaan BBM di SPBU wilayah terdampak. Kekosongan stok akan memperparah keadaan dan berpotensi melumpuhkan ekonomi masyarakat,” kata Alwi Hasbi kepada Topikseru.com, Jumat (28/11/2025).
Menurutnya, mobilitas warga sangat bergantung pada ketersediaan bahan bakar. Apabila pasokan terganggu, proses evakuasi, distribusi bantuan, hingga aktivitas harian masyarakat dapat terdampak serius.
“Jangan sampai situasi ini (kelangkaan) menjadi bencana baru bagi masyarakat yang terdampak. Pertamina semestinya sudah punya persiapan dan strategi dalam menghadapi kondisi-kondisi tertentu, termasuk bencana alam seperti sekarang,” ujar Alwi.
Antrean Mengular di SPBU Kota Medan

Di Kota Medan, kelangkaan BBM, terutama jenis Pertalite, kian terasa sejak banjir melanda. Sejumlah SPBU dilaporkan kehabisan stok sehingga memicu antrean panjang.












