Hukum & Kriminal

Preman di Asahan Mengamuk, Rusak Klenteng karena Tak Diberi Uang Keamanan

×

Preman di Asahan Mengamuk, Rusak Klenteng karena Tak Diberi Uang Keamanan

Sebarkan artikel ini
Klenteng Asahan
Preman kampung merusak tempat ibadah karena tak diberi uang. Foto: Tangkapan layar CCTV

Ringkasan Berita

  • Pelaku mengamuk lantaran tidak diberi uang keamanan oleh pihak rumah ibadah.
  • Kasatreskrim Polres Asahan AKP Immanuel P.
  • Motif: Kesal Tak Diberi Uang Keamanan Dalam pemeriksaan, pelaku yang berusia 42 tahun dan tercatat sebagai warga Jala…

Topikseru.com – Seorang preman di Kabupaten Asahan diamankan polisi setelah melakukan aksi pengrusakan di sebuah klenteng di Jalan Imam Bonjol, Kota Kisaran. Pelaku mengamuk lantaran tidak diberi uang keamanan oleh pihak rumah ibadah.

Kasatreskrim Polres Asahan AKP Immanuel P. Simamora membenarkan adanya penangkapan tersebut. Dia mengatakan, pelaku bertindak seorang diri dan seluruh aksinya terekam kamera pengawas di lokasi.

“Pelaku bernama Hadi Noor. Dia datang ke rumah ibadah, melakukan pengerusakan, bahkan sempat mengejar-ngejar jamaat yang sedang bersembahyang,” kata Immanuel saat dikonfirmasi, Rabu (3/12/2025).

Baca Juga  Toko Ponsel di Medan Dijarah saat Kebakaran, Pelaku Diduga Komplotan Preman

Motif: Kesal Tak Diberi Uang Keamanan

Dalam pemeriksaan, pelaku yang berusia 42 tahun dan tercatat sebagai warga Jalan Setia Budi, Kisaran Timur itu mengaku kecewa karena tidak mendapatkan uang yang dimintanya.

Kekesalannya lantas dilampiaskan dengan merusak fasilitas di dalam klenteng.

“Pelaku merasa kesal tak diberi uang, sehingga mengobrak-abrik tempat sembahyang di klenteng tersebut,” ujar Immanuel.

Positif Narkoba dan Residivis Pemerasan

Polisi juga mengungkap bahwa hasil tes urine pelaku menunjukkan ia positif menggunakan narkoba.

Selain itu, pelaku diketahui sebagai residivis dalam kasus pemerasan dan sering beraksi di kawasan yang sama.

“Pelaku ini kerap melakukan pemerasan dengan modus meminta uang keamanan,” tambah Kasatreskrim.

Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan lanjutan di Polres Asahan untuk proses hukum lebih lanjut.