Nasional

Prabowo Subianto Pimpin Rapat Darurat Penanganan Banjir Sumatera, Menteri dan Petinggi TNI-Polri Dikerahkan ke Aceh

×

Prabowo Subianto Pimpin Rapat Darurat Penanganan Banjir Sumatera, Menteri dan Petinggi TNI-Polri Dikerahkan ke Aceh

Sebarkan artikel ini
Prabowo cabut izin 28 perusahaan
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat koordinasi penanganan dampak banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat di Posko Terpadu Lanud Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Minggu (7/12/2025). Foto: BPMI Sekretariat Presiden

Ringkasan Berita

  • Rapat digelar di Posko Terpadu Penanganan Bencana Alam Aceh, Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu malam (7/…
  • Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung membuka rapat tanpa jeda.
  • Ini menjadi kunjungan kedua Prabowo ke Aceh dalam kurun kurang dari dua minggu setelah bencana besar melanda kawasan …

Topikseru.com – Presiden Prabowo Subianto turun langsung memimpin rapat koordinasi tingkat tinggi terkait penanganan banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Rapat digelar di Posko Terpadu Penanganan Bencana Alam Aceh, Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu malam (7/12/2025).

Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung membuka rapat tanpa jeda. Ini menjadi kunjungan kedua Prabowo ke Aceh dalam kurun kurang dari dua minggu setelah bencana besar melanda kawasan tersebut pada 25 November lalu.

Kumpulkan Menteri dan Petinggi Negara

Rapat darurat tersebut dihadiri jajaran lengkap Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga strategis. Hadir di antaranya:

  • Menko PMK Pratikno
  • Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto
  • Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya
  • Mensesneg Prasetyo Hadi
  • Menlu Sugiono
  • Mendagri Tito Karnavian
  • Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
  • Menteri PUPR Dody Hanggodo
  • Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin
  • Mensos Saifullah Yusuf
  • Menteri Perumahan Maruarar Sirait
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
  • Dirut PLN Darmawan Prasodjo
Baca Juga  Alasan Banjir dan Longsor di Sumatera Tak Ditetapkan sebagai Bencana Nasional, Prabowo: Kita Mampu Hadapi Tanpa Status Itu

Sementara unsur TNI–Polri hadir lengkap:

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto
  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
  • KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak
  • KSAL Laksamana Muhammad Ali
  • KSAU Marsekal M. Tonny Harjono

Termasuk Gubernur Aceh Muzakir Manaf.

Menurut Mensesneg Prasetyo Hadi, Presiden ingin memastikan seluruh sektor bergerak cepat dan terkoordinasi ketat.

“Malam ini Presiden memimpin langsung rapat koordinasi untuk memperbarui situasi dan menetapkan langkah percepatan penanganan ke depan,” ujarnya.

Fokus Utama: Percepatan Evakuasi dan Pemulihan

Rapat dibuka dengan arahan Presiden Prabowo, kemudian dilanjutkan laporan kondisi terbaru oleh Kepala BNPB Letjen Suharyanto.

Prabowo menyoroti pentingnya:

  • percepatan evakuasi korban
  • pemulihan akses jalan dan jembatan
  • stabilisasi listrik dan telekomunikasi
  • percepatan distribusi bantuan
  • penanganan pengungsi dan layanan kesehatan

Presiden juga meminta laporan rinci soal kendala pengiriman logistik dan kondisi daerah terisolasi.

Mengapa Presiden Dua Kali Datang ke Aceh?

Prasetyo menjelaskan alasan Presiden kembali turun ke Aceh setelah 10 hari kunjungan pertamanya.

“Aceh menjadi provinsi dengan kabupaten terdampak terbanyak. Beberapa wilayah kondisinya belum pulih seperti daerah lain di Sumatera Barat dan Sumatera Utara,” jelasnya.

Dengan kondisi lapangan yang masih berat, keputusan rapat dilakukan langsung di Aceh agar koordinasi lintas sektor dapat berlangsung lebih cepat dan presisi.