Daerah

Sungai Aek Garoga Meluap, Warga Terisolir Kembali Akibat Jalan Darurat Putus 

×

Sungai Aek Garoga Meluap, Warga Terisolir Kembali Akibat Jalan Darurat Putus 

Sebarkan artikel ini
banjir Aek Garoga
Sungai Aek Garoga meluap sebabkan warga terisolir kembali karena jembatan darurat terputus lagi. Topikseru.com/Ameq

Ringkasan Berita

  • Kondisi tersebut mengakibatkan jalan darurat penghubung Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah kembali terputus, sehing…
  • Simon Pasaribu, salah seorang warga terdampak, mengaku aktivitas masyarakat lumpuh total karena akses utama tidak dap…
  • Menurut dia, jalur tersebut merupakan bagian dari Lintas Sumatera (Jalinsum) yang sebelumnya juga rusak akibat banjir…

Topikseru.com – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, kembali membuat Sungai Aek Garoga meluap. Kondisi tersebut mengakibatkan jalan darurat penghubung Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah kembali terputus, sehingga warga di kawasan itu kembali terisolasi.

Simon Pasaribu, salah seorang warga terdampak, mengaku aktivitas masyarakat lumpuh total karena akses utama tidak dapat lagi mereka lalui.

“Saya dari Anggoli mau ke Panyabungan, tapi jalan putus. Kita jadi susah dan terkendala,” kata Simon kepada wartawan, Jumat (12/12/2025).

Menurut dia, jalur tersebut merupakan bagian dari Lintas Sumatera (Jalinsum) yang sebelumnya juga rusak akibat banjir bandang.

Pemerintah kemudian membangun jalan darurat sebagai akses alternatif. Namun, fasilitas itu kembali hanyut setelah debit Sungai Aek Garoga meluap.

“Sempat dibuat jalan darurat untuk kami lewat, tapi sekarang putus lagi. Air sungainya sangat deras,” jelasnya.

Baca Juga  Longsor Sembahe Renggut 7 Nyawa, Jalur Berastagi-Medan Putus Total

Simon menambahkan, warga kini kesulitan mendapatkan bantuan logistik karena harus menyeberangi sungai secara manual.

“Kami terisolir lagi. Aktivitas warga lumpuh total. Untuk mencari bantuan pun harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai. Kami berharap jembatan darurat segera dibangun kembali,” ucapnya.

Brimob Polda Sumut Kerahkan Perahu Karet untuk Warga

Komandan Batalyon C Satbrimob Polda Sumut, Kompol Zaenal Mukhlisin, mengatakan pihaknya mengerahkan perahu karet untuk membantu warga yang berada di dua sisi sungai.

“Perahu karet ini gunanya agar masyarakat bisa mengambil bantuan sembako yang berada di seberang sungai. Supaya mereka tidak terisolir dan tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Zaenal.

Personel Brimob juga disiagakan untuk memantau kemungkinan adanya banjir susulan dan memastikan warga tidak memaksakan diri menyeberang tanpa pengawasan.

Warga Minta Pemerintah Daerah Bertindak Cepat

Masyarakat berharap Pemkab Tapanuli Selatan dan Pemprov Sumut segera membangun kembali jembatan darurat atau struktur alternatif yang lebih kuat untuk mengantisipasi luapan sungai.

Hingga kini, belum ada kepastian dari pihak terkait mengenai rencana rekonstruksi permanen untuk jalur penghubung tersebut.