Ekonomi dan Bisnis

PELNI Gratiskan Pengiriman Bantuan Banjir Sumatera, Subsidi Logistik Capai Rp 1,4 Miliar

×

PELNI Gratiskan Pengiriman Bantuan Banjir Sumatera, Subsidi Logistik Capai Rp 1,4 Miliar

Sebarkan artikel ini
pengiriman bantuan gratis PELNI
PELNI Gratiskan Pengiriman Bantuan Banjir Sumatera, Nilai Subsidi Logistik Tembus Rp1,4 Miliar. Foto: Humas PELNI

Ringkasan Berita

  • Solidaritas Tinggi, Biaya Angkut Digratiskan hingga 18 Desember Direktur Utama PELNI Tri Andayani mengatakan derasnya…
  • Nilai Subsidi Logistik Capai Rp 1,4 Miliar Direktur Angkutan Barang & Tol Laut, Kokok Susanto, menjelaskan bahwa …
  • Pada pengiriman pertama, sebanyak 15 kontainer diberangkatkan menggunakan KM Kelud, sementara 32 kontainer lain dijad…

Topikseru.com – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PT PELNI/ Persero) mengerahkan armada kapal regulernya untuk mengangkut bantuan masyarakat kepada korban banjir di Sumatera. Pada pengiriman pertama, sebanyak 15 kontainer diberangkatkan menggunakan KM Kelud, sementara 32 kontainer lain dijadwalkan menyusul pada pelayaran berikutnya.

Pelepasan bantuan berlangsung Jumat (12/12) dan dihadiri Direktur Utama PELNI Tri Andayani, Direktur Angkutan Barang & Tol Laut Kokok Susanto, Direktur Utama PELNI Logistics Sukendra, Kepala Cabang PELNI Jakarta Dicky Dermawandi, serta Nakhoda KM Kelud, Capt. Herman.

Solidaritas Tinggi, Biaya Angkut Digratiskan hingga 18 Desember

Direktur Utama PELNI Tri Andayani mengatakan derasnya dukungan masyarakat menjadi bukti kuat solidaritas nasional dalam membantu korban bencana banjir Sumatera.

“Kami memanfaatkan armada reguler ke Sumatera Utara via Belawan untuk mengangkut bantuan. Rasa peduli masyarakat sangat tinggi, dan ini menunjukkan solidaritas untuk meringankan beban korban bencana,” ujarnya.

PELNI menetapkan pembebasan biaya angkut seluruh barang bantuan hingga 18 Desember 2025. Pengiriman lanjutan akan dilakukan dengan KM Nggapulu pada 13 Desember dan KM Kelud pada 18 Desember.

Baca Juga  Aceh Sepakat Sumut Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh

Hingga saat ini, total 32 kontainer sudah siap diberangkatkan pada kloter berikutnya.

Bantuan yang masuk pada tahap pertama berasal dari Tegal, Surabaya, dan Jakarta, dengan isi berupa pakaian, sembako, makanan, pampers, hingga perlengkapan ibadah.

Nilai Subsidi Logistik Capai Rp 1,4 Miliar

Direktur Angkutan Barang & Tol Laut, Kokok Susanto, menjelaskan bahwa muatan bantuan pada kloter pertama mencapai 15 TEUs, dengan nilai ongkos kirim yang digratiskan sebesar Rp 361,8 juta.

Jika digabung dengan pengiriman lanjutan, nilai pembebasan biaya logistik diperkirakan mencapai Rp 1,4 miliar.

“Kami memastikan proses logistik berjalan lancar dan aman. Barang bantuan akan diterima instansi pengirim di Jakarta, sementara distribusi di Sumatera dilakukan melalui BPBD Sumatera Utara,” kata Kokok.

PELNI Perkuat Peran Logistik untuk Misi Kemanusiaan

Sebagai BUMN pelayaran, PELNI menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam penanganan bencana melalui jaringan logistik maritim yang terintegrasi.

KM Kelud sendiri merupakan kapal penumpang reguler PELNI dengan rute Tanjung Priok – Batam – Tanjung Balai Karimun – Medan (PP), dan menjadi salah satu armada kunci dalam pengiriman bantuan ke Sumatera.

Sebelumnya, PELNI juga telah mengirimkan logistik tanggap darurat ke Sumatera Utara dan Sumatera Barat melalui BPBD, mencakup sembako, makanan siap saji, selimut, obat-obatan, perlengkapan mandi, hingga kebutuhan khusus perempuan dan anak.