Hukum & Kriminal

Geram Narkoba Merajalela, Ratusan Emak-emak di Madina Amuk Bakar Rumah Terduga Bandar

×

Geram Narkoba Merajalela, Ratusan Emak-emak di Madina Amuk Bakar Rumah Terduga Bandar

Sebarkan artikel ini
Emak-emak bakar rumah bandar narkoba
Emak-emak mengamuk bakar rumah terduga bandar narkoba di Mandailing Natal. Topikseru.com/istimewa.

Ringkasan Berita

  • Warga mengaku telah berulang kali melapor, namun tidak ada tindakan tegas dari Polres Madina.
  • Aksi nekat kaum ibu ini dipicu oleh kekecewaan terhadap aparat kepolisian yang dinilai tak kunjung merespons keluhan …
  • Mereka melempari rumah dengan batu dan akhirnya membakarnya," kata Iskandar, Kamis (18/12/2025).

Topikseru.com – Ratusan emak-emak warga Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, meluapkan kemarahan mereka dengan mengamuk dan membakar sejumlah rumah yang diduga milik bandar narkoba.

Aksi nekat kaum ibu ini dipicu oleh kekecewaan terhadap aparat kepolisian yang dinilai tak kunjung merespons keluhan warga terkait maraknya peredaran narkoba di wilayah tersebut. Warga mengaku telah berulang kali melapor, namun tidak ada tindakan tegas dari Polres Madina.

Berawal dari Pengajian, Berujung Pembakaran

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Tabuyung, Iskandar Muda Tanjung, menyebutkan aksi pembakaran tersebut terjadi secara spontan usai warga menggelar pengajian dan doa bersama.

“Setelah pengajian, ibu-ibu langsung bergerak menuju rumah yang diduga bandar narkoba. Mereka melempari rumah dengan batu dan akhirnya membakarnya,” kata Iskandar, Kamis (18/12/2025).

Baca Juga  Jejak Sabu 100 Kilogram dari Medan: Dikemas dalam Bungkus Kopi, Digagalkan sebelum Sampai ke Tangan Pembeli

Dia menjelaskan, pemerintah desa sebenarnya telah berupaya mencegah aksi sweeping dan pembakaran, namun kemarahan warga sudah tak terbendung.

“Kami sudah mencoba melarang, tapi mereka tetap nekat. Mungkin karena sudah sangat resah melihat narkoba merusak anak-anak muda di desa ini,” ujarnya.

Warga Nilai Polisi Tutup Mata

Menurut warga, aksi serupa sebenarnya pernah dilakukan sebelumnya sebagai bentuk protes. Namun, karena tidak direspons serius oleh aparat, kemarahan masyarakat kembali meledak hingga berujung pada tindakan anarkis.

Warga menganggap peredaran narkoba di Desa Tabuyung telah berada pada titik mengkhawatirkan dan mengancam masa depan generasi muda setempat.

Polisi Turun Setelah Rumah Dibakar

Sementara itu, Polres Mandailing Natal mengonfirmasi bahwa personel baru diterjunkan ke lokasi setelah aksi sweeping dan pembakaran terjadi.

“Masyarakat menggerebek rumah-rumah yang diduga menjadi tempat peredaran narkoba. Setelah itu, personel Satresnarkoba langsung turun ke lokasi,” kata Kasi Humas Polres Madina, Ipda Fahrul Syahban Simanjuntak.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut serta mengamankan situasi di Desa Tabuyung.