DaerahNews

Jembatan di Desa Bandar Setia Ambruk Diduga Digerogoti Maling

×

Jembatan di Desa Bandar Setia Ambruk Diduga Digerogoti Maling

Sebarkan artikel ini
Jembatan ambruk
Jembatan penghubung di Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, ambruk setelah digerogoti maling. Foto: Zei/topikseru.com

Ringkasan Berita

  • Jembatan yang ambruk ini merupakan penghubung Desa Bandar Setia, Lau Dendang dan Desa Sampali.
  • Sebelum ambruk, jembatan ini sempat miring dan sudah tak bisa di lalui.
  • Menurut Kepala Dusun IV, Desa Bandar Setia, Kusno mengatakan ambruknya jembatan akibat pencurian baut dan besi penyan…

TOPIKSERU.COM, MEDAN – Jembatan Titi Runtuh di Jalan Pelaksanaan Baru, Dusun IV Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, ambruk pada Jumat (28/6) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Jembatan yang ambruk ini merupakan penghubung Desa Bandar Setia, Lau Dendang dan Desa Sampali.

Sebelum ambruk, jembatan ini sempat miring dan sudah tak bisa di lalui. Sebuah spanduk peringatan terpampang di tiang jembatan.

Menurut Kepala Dusun IV, Desa Bandar Setia, Kusno mengatakan ambruknya jembatan akibat pencurian baut dan besi penyangga.

Dia mengatakan warga bahkan sempat memergoki para pelaku saat mencuri besi. Namun, pelaku berhasil kabur.

Baca Juga  Jembatan Penghubung 3 Kecamatan di Kota Medan Ini Ambruk Usai Dilintasi Pelajar

“Kemarin kami sempat memergoki orang yang mengambil itu (baut). Saat kami cek, para pelaku langsung terjun ke sungai,” kata Kusno, Senin (1/7).

Kusno menyebut para pelaku biasanya kerap beraksi mencuri besi pada sore menjelang malam.

Dia mengaku bahkan aksi pencurian besi yang bisa membahayakan pengguna jalan ini sudah dikoordinasikan ke kepala desa, Babinkamtibmas dan, koramil.

Jembatan
Kondisi jembatan di Desa Bandar Setia yang ambruk setelah besi penyangga dicuri orang tak bertanggungjawab. Foto: Zei/topikseru.com

“Setelah kami laporkan terkait aksi pencurian besi dan baut, hingga jembatan ambruk belum ada tindak lanjut,” ujar Kusno.

Dewi, warga setempat menyebut aksi pencurian baut dan besi jembatan ini sering terjadi pada malam hari.

Beberapa orang sering datang ke bawah jembatan dan warga tidak dapat mengenali mereka.

“Modus mereka kadang untuk memancing malam hari. Jadi, kami enggak terlalu melihat apa yang mereka lakukan di bwah jembatan,” pungkasnya.(Zei/topikseru.com)