Topikseru.com, BANDUNG – Persib Bandung vs Persija Jakarta akan kembali tersaji dalam salah satu laga paling sarat gengsi di sepak bola nasional. Kali ini, taruhannya bukan sekadar kebanggaan, tetapi puncak klasemen BRI Super League 2025/2026, saat kedua tim bentrok di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026).
Kedua rival abadi itu datang dengan koleksi poin identik, 35 angka, dan hanya dipisahkan oleh selisih gol.
Persija berada di posisi kedua dengan keunggulan selisih gol empat angka, sementara Persib menempel ketat di peringkat ketiga.
Kekalahan Borneo FC dari Persita Tangerang pada Jumat (9/1) membuka peluang lebar, yakni pemenang derbi ini berpotensi naik ke puncak klasemen dengan 38 poin.
Duel Produktivitas vs Soliditas Pertahanan
Dari sisi angka, Persija Jakarta tampil sebagai salah satu mesin gol paling tajam di liga. Macan Kemayoran telah mencetak 32 gol, hanya kalah dari Malut United (33 gol).
Persib berada satu tingkat di bawah dengan 26 gol, namun keunggulan Maung Bandung terlihat jelas di lini belakang.
Persib Bandung tercatat baru kebobolan 11 gol, dua lebih sedikit dibanding Persija Jakarta yang sudah kemasukan 13 kali. Statistik ini menggarisbawahi kontras pendekatan kedua tim: Persija agresif dan langsung, Persib lebih terukur dan disiplin.
Namun, seperti yang sering terjadi dalam laga derbi, angka-angka ini kerap kehilangan makna begitu peluit pertama dibunyikan.
Modal Kandang dan Tantangan Tandang
Persib Bandung datang ke laga ini dengan kepercayaan diri yang terjaga, terutama berkat konsistensi di kandang. Dukungan penuh Bobotoh di GBLA kembali menjadi faktor signifikan, meski pada laga terakhir Persib harus puas bermain imbang 1-1 di markas Persik, yang menghentikan laju dua kemenangan beruntun mereka.
Di sisi lain, Persija menunjukkan stabilitas performa yang kuat dalam beberapa pekan terakhir. Kemenangan dengan margin meyakinkan menegaskan efektivitas permainan tim asuhan Mauricio Souza, khususnya saat menghadapi lawan yang bermain terbuka.
Meski demikian, laga tandang besar masih menjadi ujian tersendiri, terlebih tanpa kehadiran langsung The Jakmania di stadion.
Rekam Jejak Berimbang, Derbi Sulit Diprediksi
Dalam enam pertemuan terakhir, Persib memang sedikit unggul dengan tiga kemenangan, berbanding satu kemenangan Persija dan dua hasil imbang. Namun sejarah juga mencatat bahwa Persija kerap mampu mencuri poin di tengah tekanan, bahkan saat tampil sebagai tamu.
Pola ini menegaskan satu hal, yakni derbi jarang ditentukan oleh statistik semata. Momentum, detail kecil, dan ketenangan dalam situasi krusial sering menjadi pembeda.
Update Pemain: Siapa Absen, Siapa Kembali?
Persib dipastikan tidak diperkuat Andrew Jung, yang masih harus menepi. Namun kabar baik datang dari kemungkinan kembalinya beberapa pemain penting, termasuk Marc Klok dan Eliano Reijnders, yang diprediksi sudah siap tampil.
Persija harus kehilangan Fabio Calonego akibat kartu merah, serta Ryo Matsumura yang absen karena masalah disiplin.
Di sisi positif, Gustavo Almeida berpeluang kembali merumput setelah proses pemulihan cedera, dan telah dibawa ke Bandung oleh Mauricio Souza.
Tekanan, Disiplin, dan 90 Menit Penentuan
Atmosfer pertandingan dipastikan panas meski tribun hanya diisi pendukung tuan rumah. Rivalitas tetap hidup di setiap duel, tekel, dan keputusan wasit, termasuk peran VAR yang bisa menjadi penentu dalam momen krusial.
Dalam laga seperti ini, kesabaran dan disiplin sering kali lebih menentukan dibanding dominasi penguasaan bola. Kesalahan kecil bisa berujung fatal, sementara satu momen jenius dapat mengubah segalanya.
Bagi Persib, kemenangan akan menjadi sinyal kuat bahwa mereka siap memimpin perburuan gelar hingga akhir musim.
Bagi Persija, hasil positif di Bandung akan mempertegas status mereka sebagai penantang serius juara, sekaligus menjawab keraguan soal performa di laga tandang besar.
Seperti biasa, Persib vs Persija selalu lebih dari sekadar pertandingan. Ini adalah benturan dua identitas, dua sejarah, dan dua ambisi besar.
Minggu sore di GBLA akan kembali menjadi panggung ujian, dan hanya satu tim yang berhak melangkah ke puncak.











