Hukum & Kriminal

Pria Ditemukan Tewas dengan Leher Terjerat Ikat Pinggang di Padangsidempuan, Diduga Korban Pembunuhan

×

Pria Ditemukan Tewas dengan Leher Terjerat Ikat Pinggang di Padangsidempuan, Diduga Korban Pembunuhan

Sebarkan artikel ini
Pria di Padangsidempuan ditemukan tewas mengenaskan di areal perkebunan Desa Aek Gareder, Kelurahan Pijirkoling, Kota Padangsidempuan. Foto: Dok.istimewa

Topikseru.com, PADANGSIDEMPUAN – Warga Kota Padangsidempuan, Sumatera Utara, digegerkan dengan penemuan sesosok pria dalam kondisi mengenaskan di areal perkebunan sawit Desa Aek Gareder, Kelurahan Pijirkoling, Sabtu (10/1/2026). Korban diduga kuat menjadi korban pembunuhan.

Korban diketahui bernama Nafetali Ndraha (45). Dugaan tindak pidana pembunuhan menguat setelah jasad korban ditemukan dengan leher terjerat ikat pinggang.

Lurah Pijirkoling, Zulkarnaen Hidayat, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia mengaku menerima laporan dari warga yang melintas di lokasi kejadian.

“Saya dapat informasi dari warga bahwa ada mayat. Setelah dicek ternyata benar,” ujar Zulkarnaen kepada wartawan, Sabtu (10/1/2026).

Ditemukan Warga Saat Melintas di Perkebunan Sawit

Zulkarnaen menjelaskan, penemuan jasad bermula ketika warga melintasi kawasan perkebunan sawit. Mereka curiga melihat seorang pria tergeletak tak bergerak di tanah.

“Warga melihat ada sesosok mayat dalam posisi terlentang dengan kondisi lehernya terjerat ikat pinggang,” jelasnya.

Baca Juga  Bareskrim Polri Ungkap Keberadaan Gembong Narkoba Fredy Pratama

Kondisi tersebut dinilai tidak wajar sehingga warga segera melaporkan temuan itu kepada pihak kepolisian.

Tak berselang lama, Tim Inafis Polres Padangsidempuan tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Petugas langsung melakukan olah TKP untuk mengumpulkan bukti-bukti di lapangan,” kata Zulkarnaen.

Jenazah Diautopsi, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian

Usai proses olah TKP, jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa untuk keperluan autopsi guna memastikan penyebab kematian.

“Korban bukan warga sini dan hanya berkunjung. Untuk mengetahui penyebab kematiannya, jenazah korban diautopsi,” terangnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Padangsidempuan AKP Hasiholan Naibaho yang dikonfirmasi terkait perkembangan kasus tersebut belum memberikan keterangan lebih lanjut.

Hingga kini, polisi masih mendalami kasus penemuan mayat tersebut dan mengumpulkan keterangan saksi guna mengungkap apakah korban benar meninggal akibat tindak kekerasan.