Ringkasan Berita
- Sebuah pohon berdiamter 81 centimeter dengan tinggi lebih kurang 15 meter menimpa bocah berusia 13 tahun ini hingga t…
- Salah seorang saksi mata Iwan, mengungkap kondisi cuaca pada saat kejadian cerah dan tidak turun hujan, nanun tiba-ti…
- "Saya tak menyangka, karena tidak ada angin dan hujan tiba-tiba saja pohon tumbang menimpa korban yang masih anak sek…
Topikseru.com, Padangsidempuan – Nasib malang menimpa seorang pelajar SMP Negeri IV Kota Padangsidempuan bernama Fadli Hidayat Nasution.
Sebuah pohon berdiamter 81 centimeter dengan tinggi lebih kurang 15 meter menimpa bocah berusia 13 tahun ini hingga tewas mengenaskan di Jalan Raja Inal Siregar, Kota Padangsidempuan.
Salah seorang saksi mata Iwan, mengungkap kondisi cuaca pada saat kejadian cerah dan tidak turun hujan, nanun tiba-tiba saja pohon tumbang menimpa korban.
“Saya tak menyangka, karena tidak ada angin dan hujan tiba-tiba saja pohon tumbang menimpa korban yang masih anak sekolah saat berada di bawahnya sewaktu menunggu angkutan,” ungkap Iwan, Kamis (15/1/2026).
Warga sekitar yang mengetahui adanya pelajar SMP tertimpa pohon tumbang langsung membawanya ke rumah sakit guna pertolongan medis.
“Setibanya di rumah sakit korban sudah dinyatakan meninggal dunia,” kata Iwan.
Menurut, Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padangsidempuan keberadaan pohon tersebut sudah lama menjadi keresahan masyarakat, terutama bagi pengguna jalan.
“Pohon ini sudah terlihat tua dan membahayakan. Kami tidak berani melakukan penebangan karena ancaman resikonya tinggi,” kata Tim Satgas BPBD Kota Padangsidempuan Muliono Bandar Negara.
Saat ini meterial pohon yang sempat menutup akses jalan raya sudah dibersihkan pihak BPBD Kota Pandagsidempuan.
“Kayu yang sudah dipotong rencanannya akan dibuang di daerah terdekat,” ujar Muliono.
Sementara itu, isak tangin teman sekolah korban tak terbendung setibanya di rumah sakit.
Bahkan, sang ibu korban tidak berhenti meneteskan air seakan tak menyangka anaknya pergi untuk selamanya.
“Korban rencananya akan dikebumikan di rumah duka di Desa Batunadua Jae, Kota Padangsidempuan,” kata Kepala Lingkungan Setempat Hamzah.









