Ringkasan Berita
- Diketahui, penutupan wisata di TN Way Kambas dilakukan setelah ada atensi dari masyarakat serta adanya konflik gajah …
- Zaidi mengatakan Taman Nasional Way Kambas akan tetap memberi pelayanan untuk kebutuhan pendidikan serta kegiatan mag…
- Dari Kota Bandar Lampung, perjalanan menuju TN Way Kambas membutuhkan waktu sekitar dua jam 24 menit, menempuh 105 ki…
Topikseru.com, Lampung – Kabar datang dari Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Kabupaten Lampung Timur menutup sementara layanan kunjungan wisata alam untuk turis untuk saat ini.
Diketahui, penutupan wisata di TN Way Kambas dilakukan setelah ada atensi dari masyarakat serta adanya konflik gajah liar.
“Dalam rangka menyikapi atensi masyarakat dan keterbatasan SDM dalam penanganan dan penanggulangan konflik gajah liar, Balai Taman Nasional Way Kambas akan melakukan penutupan sementara objek wisata alam di Taman Nasional Way Kambas,” ujar Kepala Balai TN Way Kambas, MHD Zaidi dalam surat edarannya.
Adapun penutupan TN Way Kambas dilakukan mulai Jumat (16/1/2026) hingga waktu yang belum ditentukan.
Zaidi mengatakan Taman Nasional Way Kambas akan tetap memberi pelayanan untuk kebutuhan pendidikan serta kegiatan magang.
Penutupan layanan objek wisata alam di Taman Nasional Way Kambas tertuang dalam Surat Edaran Nomor 105/T.11/TU/HMS.01.08/B/01/2026 yang diterbitkan Balai Taman Nasional Way Kambas.
Warga menuntut pemerintah melalui Kementerian Kehutanan dan Balai TNWK bertanggung jawab atas kerugian rusaknya ladang akibat kawanan gajah liar.
Wisata lihat gajah di TN Way Kambas
Salah satu ciri khas Provinsi Lampung adalah keberadaan gajah Sumatera (elephas maximus sumatranus).
Hewan yang dilindungi tersebut berada di Taman Nasional Way Kambas, Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung.
Taman Nasional Way Kambas adalah satu dari dua kawasan konservasi yang berbentuk taman nasional di Provinsi Lampung, selain Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).
Dari Kota Bandar Lampung, perjalanan menuju TN Way Kambas membutuhkan waktu sekitar dua jam 24 menit, menempuh 105 kilometer jalan aspal.
Setibanya di pusat pelatihan gajah, wisatawan berganti ke kendaraan resmi yang disediakan pengelola taman. Di sana, wisatawan kerap disambut gajah-gajah kecil yang menggemaskan.
Salah satunya Yongki, gajah jantan kelahiran 2023 yang dikenal periang dan suka berinteraksi dengan pengunjung.
Selain bermain dengan gajah, wisatawan bisa mencoba paket wisata lain, seperti memandikan gajah bersama mahout, memberi makan, hingga melakukan observasi burung.













