Hukum & KriminalNews

Pangdam I/BB Dukung Polisi Usut Tuntas Kasus Pembakaran Rumah Wartawan di Karo

×

Pangdam I/BB Dukung Polisi Usut Tuntas Kasus Pembakaran Rumah Wartawan di Karo

Sebarkan artikel ini
Rumah Wartawan
Komnas HAM terjun langsung melakukan penyelidikan kasus kematian wartawan di Kabupaten Karo. Foto: Istimewa

Ringkasan Berita

  • Hal ini sebagai respons Pangdam I Bukit Barisan atas dugaan keterlibatan oknum aparat yang sebelumnya gencar menjadi …
  • Pangdam Mayjen TNI Mochammad Hasan menyatakan mendukung Polda Sumut menangkap pihak-pihak yang terlibat dalam kasus y…
  • 2 Eksekutor Ditangkap Kapolda Sumut Komjen Agung Setya Imam Effendi mengatakan hasil penyelidikan sementara pihaknya …

TOPIKSERU.COM, KARO – Panglima Daerah Militer (Pangdam) I Bukit Barisan Mayor Jenderal TNI Mochammad Hasan mendukung kepolisian untuk mengungkap tuntas kasus pembakaran rumah wartawan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Pangdam Mayjen TNI Mochammad Hasan menyatakan mendukung Polda Sumut menangkap pihak-pihak yang terlibat dalam kasus yang menewaskan Rico Sempurna Pasaribu dan keluarga itu.

Hal ini sebagai respons Pangdam I Bukit Barisan atas dugaan keterlibatan oknum aparat yang sebelumnya gencar menjadi pemberitaan.

“Kami memberikan dukungan penuh, khususnya Kodam I Bukit Barisan. Karena kemarin sempat dikaitkan dengan kasus ini. Kami akan dukung penuh langkah Polda Sumut selanjutnya,” kata Mayjen TNI Mochammad Hasan, Senin (8/7).

2 Eksekutor Ditangkap

Kapolda Sumut Komjen Agung Setya Imam Effendi mengatakan hasil penyelidikan sementara pihaknya menangkap dua tersangka dalam kasus pembakaran rumah wartawan di Kabupaten Karo.

“Kami lakukan beberapa cara ilmiah dalam mengungkap kasus ini. Kami menemukan bukti valid berdasarkan fakta. Kemudian kami mencari siapa pelakunya,” kata Komjen Agung di Mapolres Karo, Senin (8/7).

Mantan Kapolda Riau ini mengungkap bahwa penyidik menemukan beberapa barang bukti di lokasi kejadian.

Di antaranya rekaman kamera pemantau atau CCTV yang ada di sekitar lokasi dan botol air kemasan yang pelaku gunakan sebagai tempat BBM, yang berjarak 30 meter dari rumah korban.

“Kami terus memperkuat pembuktian atas kasus ini. Penyidikan atas kasus dugaan pembakaran ini sedang kami lakukan untuk menentukan siapa saja yang terlibat dalam kasus ini,” ujar Komjen Agung.

Beritakan Judi

Sebelumnya, Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sumatera Utara mengungkap sejumlah fakta kematian wartawan Tribrata TV, Rico Sempurna Pasaribu.

Berdasarkan hasil investigasi KKJ Sumut, sebelum meninggal dunia, Rico Sempurna sempat memberitakan bisnis judi yang melibatkan oknum aparat inisial HB.

Baca Juga  25 Prajurit Yon Armed Ditetapkan Tersangka Kasus Penyerangan di Sibiru-biru

Koordinator KKJ Sumut Array A Argus menyebutkan bahwa Rico Sempurna memuat berita tentang perjudian di Jalan Kapten Bom Ginting, Kelurahan Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo.

“Sebelum kebakaran terjadi, ada rentetan kasus antara Sempurna Pasaribu dengan oknum aparat berinisial HB,” kata Array, Selasa (2/7).

Array mengatakan berdasarkan investigasi  KKJ Sumut bahwa korban dalam beritanya menyebut lokasi judi tersebut berada tak jauh dari asrama aparat.

Kebakaran Menewaskan Satu Keluarga

Rico Sempurna Pasaribu meninggal dunia dalam insiden kebakaran yang terjadi pada Kamis (27/6) sekira pukul 03.00 WIB.

Kebakaran tidak hanya merenggut nyawa Rico, tetapi tiga orang lainnya, yakni istri, anak dan seorang cucunya.

KKJ Sumut menemukan sejumlah kejanggalan pascakebakaran. Beberapa penjelasan saksi memperkuat dugaan kebakaran rumah Rico dengan pemberitaan terkait judi.

Koordinator KKJ Sumut Array menyebut Rico Sempurna Pasaribu pernah menyampaikan kepada rekannya merasa was-was setelah memberitakan terkait judi.

Bahkan, sebelum peristiwa kebakaran, korban mendapat pesan peringatan dari seorang ketua ormas di Kabupaten Karo melalui rekannya, bahwa mereka sedang diikuti.

Ketua ormas yang juga mengenal Rico mengingatkan agar mereka tidak pulang ke rumah.

Fakta lain yang terungkap adalah bahwa sebelum peristiwa kebakaran, korban sempat bertemu dengan oknum aparat yang disebutnya dalam berita.

Rico tak datang sendirian, melainkan dengan seorang rekannya. Pada pertemuan itu HB meminta korban untuk menghapus berita terkait judi yang telah tayang.

Dalam pertemuan itu, oknum aparat tersebut meminta Rico menghapus unggahannya di Facebook. Namun, Rico menolak permintaan tersebut.

Lantaran tidak menemukan kesepakatan, Rico pulang ke rumahnya yang berada di Jalan Nabung Surbakti, Kelurahan Padang Mas Kecamatan Kabanjahe, pada Rabu (26/6) tengah malam.

Setelah mengantar korban ke rumah, rekan korban yang menemani saat bertemu HB kemudian meninggalkan lokasi.

Berdasarkan informasi lain yang KKJ Sumut terima bahwa pada pukul 02.30 WIB, tepat sebelum peristiwa kebakaran terjadi, ada yang melihat lima orang pria berada di sekitar rumah korban.(cr1/topikseru.com)