Ekonomi dan Bisnis

Investasi Medan 2025 Tembus Rp14,5 Triliun, Rico Waas Dorong Industrialisasi 2026-2027

×

Investasi Medan 2025 Tembus Rp14,5 Triliun, Rico Waas Dorong Industrialisasi 2026-2027

Sebarkan artikel ini
investasi Medan 2025
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas

Ringkasan Berita

  • "Realisasi investasi di Kota Medan sepanjang tahun 2025 mencapai Rp14,5 triliun, jauh melampaui target yang ditetapka…
  • Capaian tersebut melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 7,6 triliun, atau nyaris dua kali lipat.
  • Sektor Terbesar: Transportasi, Pergudangan, Properti Rico menjelaskan, investasi terbesar di Medan datang dari sektor…

Topikseru.com, Medan – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas mengungkap realisasi investasi di Kota Medan sepanjang 2025 mencapai sekitar Rp 14,5 triliun. Capaian tersebut melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 7,6 triliun, atau nyaris dua kali lipat.

“Realisasi investasi di Kota Medan sepanjang tahun 2025 mencapai Rp14,5 triliun, jauh melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 7,6 triliun,” ujar Rico Waas di Medan, Kamis (22/1/2026).

Sektor Terbesar: Transportasi, Pergudangan, Properti

Rico menjelaskan, investasi terbesar di Medan datang dari sektor transportasi dan pergudangan, disusul perumahan, properti, dan reparasi.

Meski tidak merinci kontribusi nominal per sektor, ia menyebut sektor perdagangan, hotel, restoran, dan kuliner tetap menjadi kekuatan utama kota.

“Medan ini kota perdagangan dan kota kuliner. Ini harus kita perkuat sebagai identitas kota dan didukung dengan kebijakan investasi yang tepat,” kata Rico.

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa arah investasi tidak hanya didorong oleh proyek fisik dan logistik, tetapi juga penguatan ekosistem ekonomi kota berbasis jasa dan konsumsi.

Hilirisasi Jadi Kata Kunci: “Harus Ada Dampak ke Warga”

Rico menilai penguatan iklim perdagangan dari hulu ke hilir, termasuk hilirisasi, menjadi kunci agar investasi tidak berhenti pada angka besar, melainkan menghasilkan dampak nyata bagi ekonomi warga.

Menurut dia, pendekatan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang mendorong pertumbuhan ekonomi kota-kota bergerak lebih cepat melalui perencanaan matang, ide kreatif, serta strategi adaptif terhadap dinamika nasional dan global.

Baca Juga  Evakuasi Banjir di Sei Mati Terhambat: Dua Perahu BPBD Bocor, Ratusan Warga Masih Terjebak

2026-2027 Fase Krusial: Investasi Jangan Stagnan

Meski melampaui target, Rico menegaskan capaian investasi 2025 tidak boleh dipandang sekadar prestasi.

Baginya, 2026-2027 akan menjadi fase penting untuk memastikan investasi menjadi mesin industrialisasi dan menghasilkan produk unggulan, bukan stagnan.

“Kita harus jelas produknya apa, arah industrinya ke mana. Ini yang perlu kita siapkan bersama,” ujar Rico.

Pemerintah Kota Medan, kata dia, perlu merumuskan fokus industri yang realistis, sehingga investasi yang masuk memiliki arah: memperkuat rantai pasok, menciptakan nilai tambah, dan membuka lapangan kerja.

Perizinan & Koordinasi OPD Jadi Penentu

Rico juga menyoroti pentingnya dukungan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) agar iklim investasi tetap kondusif. Menurutnya, keberhasilan investasi sangat bergantung pada sinkronisasi layanan:

  • pelayanan perizinan,
  • pendampingan investor,
  • tata ruang,
  • lingkungan hidup,
  • ketertiban umum,
  • layanan kesehatan,
  • keamanan wilayah.

Dia menegaskan hambatan birokrasi harus dipangkas, terutama dalam proses perizinan seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Rico juga menyoroti komitmen pemda menutup celah praktik tidak sehat yang merugikan investor.

“Kalau investor gelisah karena perizinan sulit atau koordinasi lemah, itu menjadi masalah besar bagi investasi di kota Medan,” tegasnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh OPD dan pemangku kebijakan memiliki visi yang sama untuk menarik, melindungi, dan menyiapkan investasi.

“Kita tidak bisa bekerja pasif dan normatif. Kondisi ekonomi dan masyarakat berubah, maka kita juga harus beradaptasi dan bergerak lebih agresif,” kata Rico.