Ringkasan Berita
- Tim berjuluk Ayam Kinantan siap menantang tuan rumah Garudayaksa pada laga lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 …
- Bawa 23 Pemain, Satu Absen karena Cedera Untuk laga krusial ini, PSMS membawa 23 pemain, termasuk seluruh pemain asing.
- Dua Kemenangan Jadi Bahan Bakar PSMS Pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto menegaskan timnya datang dengan persiapan mata…
Topikseru.com, Bogor – PSMS Medan datang ke Bogor dengan rasa percaya diri tinggi. Tim berjuluk Ayam Kinantan siap menantang tuan rumah Garudayaksa pada laga lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 yang akan digelar di Stadion Pakansari, Minggu (25/1).
Modal PSMS bukan sembarang modal. Dua kemenangan beruntun pada laga sebelumnya menjadi suntikan moral besar jelang duel melawan pemuncak klasemen.
Dua Kemenangan Jadi Bahan Bakar PSMS
Pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto menegaskan timnya datang dengan persiapan matang dan mental yang tengah berada di jalur positif.
“PSMS datang dengan kepercayaan diri tinggi. Dua pertandingan terakhir kami menang dan itu sangat positif buat tim,” kata Eko saat dihubungi dari Medan, Sabtu (24/1/2026).
Menurut Eko, tren positif tersebut membuat para pemain semakin yakin menghadapi Garudayaksa yang dikenal sebagai salah satu tim terkuat di kompetisi.
Bawa 23 Pemain, Satu Absen karena Cedera
Untuk laga krusial ini, PSMS membawa 23 pemain, termasuk seluruh pemain asing. Namun, satu nama dipastikan absen.
“Semua pemain dalam kondisi sehat, hanya satu pemain kami, Vittor Barata, yang tidak bisa main karena cedera,” ujar Eko.
Absennya Vittor tak membuat PSMS mengendurkan ambisi. Tim pelatih telah menyiapkan alternatif untuk menjaga keseimbangan permainan.
Eko Bicara Alasan Tangani PSMS Medan
Eko juga mengungkapkan alasan dirinya menerima tantangan menukangi PSMS Medan. Menurutnya, faktor historis klub dan dukungan suporter menjadi daya tarik utama.
“Saya tertarik karena nama besar PSMS Medan dan suporternya. Setelah melihat materi pemain dan filosofi yang ingin saya terapkan, saya yakin,” kata Eko.
Adaptasi pemain yang cepat menjadi kunci awal kesuksesan tersebut.
“Alhamdulillah pemain cepat beradaptasi, dan hasilnya dua laga langsung menang,” tambahnya.
Waspadai Kecepatan Garudayaksa, PSMS Fokus Identitas Sendiri
Menghadapi Garudayaksa yang dikenal memiliki pemain-pemain cepat, Eko menegaskan timnya tidak akan terpancing gaya main lawan.
“Kita tahu Garudayaksa punya pemain cepat. Tapi siapa pun lawannya, di grup ini semua bisa saling mengalahkan. Kami fokus dengan cara bermain kami sendiri,” tegasnya.
PSMS juga telah melakukan analisis menyeluruh terhadap calon lawan demi menyiapkan strategi yang tepat.
Tak Terpengaruh Tren Lawan
Soal catatan Garudayaksa yang sempat kesulitan meraih kemenangan di beberapa laga sebelumnya, Eko memilih bersikap realistis.
“Begitulah sepak bola. Kami tidak mau berasumsi. Kami fokus dengan performa kami sendiri,” ujarnya.
Menurut Eko, konsistensi adalah kunci untuk terus bersaing di papan atas klasemen.
Eko: Setiap Laga Itu Derbi
Eko menegaskan bahwa setiap pertandingan di Pegadaian Championship memiliki nilai yang sama pentingnya.
“Bagi saya, setiap laga adalah derbi. Setiap poin sangat penting. Kalau lengah, bisa langsung turun dua strip di klasemen,” katanya.
Dari sisi pemain, Dani Saputra memastikan kesiapan penuh tim. Pemain yang mencetak gol debut saat PSMS menundukkan Persiraja 2-1 pekan lalu itu menegaskan motivasi tinggi skuad Ayam Kinantan.
“Kami siap. Kondisi pemain juga sehat. Insya Allah besok kami akan kasih 100 persen untuk PSMS Medan,” ujar Dani.












